oleh

Jagat Maya Heboh, Bupati Bangkalan Poligami?, Ini Jawaban Pengadilan Agama

PortalMadura.Com, Bangkalan – Sejak beberapa hari terakhir jagat maya di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, heboh dengan beredarnya foto mirip Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Imron, bersama seorang wanita mengenakan gaun layaknya penganten baru.

Tidak hanya itu, surat pernyataan bersedia dimadu yang ditandatangani Zaenab Zuraidah (34) yang merupakan istri sah Bupati Bangkalan juga beredar. Surat itu, ditandatangani Zaenab Zuraidah di Bangkalan tanggal 11 Juli 2019 bermaterai cukup.

Sehubungan suami saya tersebut akan menikah lagi dengan seorang wanita: Ayu Khoirunita. …. umur 26 tahun, … kelahiran Palembang… ,” cuplikan isi surat pernyataan bersedia dimadu.

PortalMadura.Com, Senin (29/7/2019) melakukan penelusuran ke pihak Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bangkalan.

Ketua PA Bangkalan, Abdul Samad menjelaskan, salah satu syarat untuk melakukan poligami adalah harus ada surat pernyataan, seperti yang beredar tersebut.

Dan pihaknya membenarkan adanya berkas yang diterima lembaganya. Bahkan, sudah ada putusan. Ia juga mengapresiasi atas tindakan Bupati Bangkalan yang telah melalui proses sesuai dengan prosedur.

“Kami mengapresiasi kepada bapak Bupati terkait hal itu, karena ini bagian dari upaya hukum dan memberikan contoh yang baik untuk taat hukum,” katanya.

Respon Zaenab Zuraidah

Istri Bupati Bangkalan, Zaenab Zuraidah tidak secara tegas menjawab pertanyaan wartawan. Ia membalas dengan senyuman sambil tertawa.

“Oh lho, tidak, bapak baik, ok,” kata Zaenab Zuraidah.

Ia berusaha mengalihkan pembicaraan dengan meminta sambungan doa, agar Bangkalan lebih maju dari sisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) supaya kesejahteraan lebih baik.

“Jatahnya orang miskin, janda dan orang yang membutuhkan tersalurkan dengan tepat,” katanya.

Zaenab Zuraidah berharap, suaminya yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bangkalan dapat melaksanakan amanah dan menjadi pemimpin yang baik. “Doakan saja iya, agar kita jadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah,” ujarnya.

Berbeda dengan respon Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Imron. Ia meminta agar wartawan bertanya pada Media Sosial (Medsos). “Silakan tanyakan saja ke medsos sana,” ucapnya sambil bergegas masuk ke dalam mobilnya.(*)

surat pernyataan bersedia dimadu (screenshot)

Baca Juga :

Penulis : Imron
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE