Program PTSL di Desa Ragang Pamekasan Dipungut Biaya Hingga Rp 1 Juta

  • Bagikan
34387451f2758f1cbf94a6a124b1bdd7
Ilustrasi

PortalMadura.Com, Pamekasan – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018 di Desa Ragang Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diduga tidak prosedural. Pasalnya, program pemerintah pusat dipungut biaya.

Berdasarkan sumber yang didapat PortalMadura.Com, program pengukuran tanah tersebut dipungut biaya Rp 50.000 perbidang tanah. Padahal seharusnya, program itu gratis sebagaimana regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat.

“Iya (dimintai uang, red), setiap satu kotak tanah dimintai Rp 50 ribu,” ujar salah satu warga Desa Ragang Kecamatan Waru berinisial RKY kepada PortalMadura.Com, Senin (29/7/2019).

Perempuan berusia 37 tahun itu mengaku, setiap warga menghabiskan biaya pengukuran tanah tersebut bermacam-macam sesuai dengan jumlah bidang tanah yang diukur, bahkan ada yang menghabiskan Rp 1 juta lebih. Yang jelas, setiap sebidang tanah dipungut Rp 50.000.

Baca Juga : Madura FC vs Persik Kediri, Laskar Jokotole Jalani Latihan di Bukit dan Hamparan Pasir

“Kalau saya menghabiskan sekitar Rp 450 ribu, tidak tahu kalau warga lain. Karena tergantung banyaknya tanah. Sekarang sertifikatnya belum keluar, ” terangnya.

Dalam sosialisasi kepada masyarakat memang pengukuran tanah tersebut harus bayar dengan alasan untuk biaya penerbitan sertifikat.

Dikonfirmasi via telpon, Penjabat Kepala Desa Ragang, Abd. Hamid mengaku, program pengukuran tanah itu dilakukan saat dirinya belum menjadi Pj Kades, saat program tersebut berjalan dirinya bertugas di Kantor Kecamatan Waru. Karena dirinya diangkat menjadi Pj Kades sejak bulan Mei 2019.

“Saya tidak bisa memberikan komentar, karena saya tidak tahu. Karena saya fokus di kecamatan,” kilahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pamekasan, Tugas Dwi Padma belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi terkait hal tersebut. Dikonfirmasi via telpon tidak memberikan jawaban, demikian juga saat dikonfirmasi via WhatApp.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.