oleh

Jangan Ngegas dan Ngerem Motor Matik Bersamaan, Ini Bahayanya

PortalMadura.Com – Umumnya pengendara sekarang ini lebih suka memakai skuter matik. Alasannya karena lebih mudah dan tidak repot ketika berkendara. Apalagi motor matik menggunakan Countinuously Variable Transmission (CVT) sehingga membuat motor jenis ini bisa melaju, tanpa harus oper gigi.

Meskipun demikian, segala kemudahan itu kadang bikin pengendaranya abai dan kurang peduli. Mereka sering memperlakukan skuter matik, layaknya sepeda kayuh. Misalnya saat di jalan raya, terutama ketika lampu merah, pengendara skutik sering memainkan tuas dalam keadaan berhenti.

Padahal, mengerem dan memainkan tuas gas bersamaan sangat berbahaya. Dampaknya bisa menyebabkan mesin terbakar. Sebagaimana yang diungkapkan oleh pemilik bengkel Riyan Jaya Motor di Jalan Banteng Bekasi, yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, aktivitas mengerem dan memainkan tuas gas membuat CVT mengerjakan tugas ganda.

Baca Juga : Anda Pengguna Motor Matik? Perhatikan 4 Komponen Berikut!

Loading...

“Kan itu berarti terus bergesekan dengan mangkoknya, nanti kampas lama-lama menipis. Gesekan yang begitu sering juga bisa memantik api. Jadi bahaya juga,” katanya.

Ia juga mengatakan, bahwa umumnya, pengecekan CVT dilakukan rutin sekitar empat bulan pemakaian, atau setelah menempuh 8.000 km. Namun, bila hal tersebut sering dilakukan, pemilik skutik terpaksa harus melakukan pengecekan lebih cepat dari jadwal seharusnya.

Baca Juga : Guys, Ini Dia 8 Tips Mudah Merawat Motor Matik Agar Awet

Selanjutnya, ia juga menyarankan, bagaimana cara tepat mengendarai skutik di jalan padat. Mengingat dalam kondisi jalan seperti itu, tuas gas dan rem akan sering digunakan bersamaan.

“Kalau di jalan macet (padat), biasanya pengendara motor matik kan sering gas-rem gas-rem. Nah, itu juga enggak disarankan. Mendingan, tuas tarik gas secukupnya. Pelan-pelan,” tuturnya.


Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : viva.co.id

Komentar