oleh

Jelang Idul Fitri, Pastikan Sumenep Aman dari Daging Glonggongan

PortalMadura.Com, Sumenep – Menjelang Hari Raya Idul Fitri kadang-kadang menjadi momen bagi oknum pedagang daging untuk meraup keuntungan, meski dengan harus melakukan hal melanggar hukum. Seperti mendatangkan daging sapi glonggongan dari luar daerah.

Namun, untuk di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Pemerintah Daerah memastikan, tidak akan ada daging glonggongan masuk ke Bumi Sumekar ini. Pasalnya, daging tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan konsumen.

“Untuk di Kabupaten Sumenep, kami pastikan aman dari daging glonggongan hingga hari lebaran,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, Bambang Heriyanto, Selasa (21/5/2019).

Menurut Bambang, masyarakat Sumenep tidak perlu khawatir akan adanya daging berbahaya tersebut. Sebab, pemerintah daerah setiap hari terus melakukan pemantauan terhadap daging yang dijual di pasaran.

Hingga saat ini daging sapi yang dijual di pasaran merupakan daging segar karena mayoritas pedagang menyembelih sapi sendiri.

Loading...

Baca Juga: Anak Usia 5 Tahun Tewas Dilindas MPU

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Daging yang dijual di pasaran semuanya daging sehat dan bukan daging glonggongan,” jelasnya.

Para konsumen juga harus lebih hati-hati saat mau membeli daging. Perbedaan daging sapi sehat dan daging glonggongan sangat mencolok. Daging sapi glonggongan itu biasanya terus-menerus mengeluarkan air. Makanya, para pedagang biasanya tidak menggantung daging tersebut seperti daging yang sehat.

“Baunya pun seperti anyir dan warnanya lebih mengkilat. Daging tersebut sebenarnya sangat bahaya bagi kesehatan konsumen. Kalau habis makan daging glonggongan itu bisanya mengalami diare dan bisa berakibat kematian,” tegasnya.


Penulis : Samsul Arifin
Editor : Putri Kuzaifah
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar