PortalMadura.com–Kabupaten Sumenep resmi mencatatkan sejarah baru dalam kualitas pembangunan manusia. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep yang dirilis pada 18 November 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bumi Sumekar kini resmi naik kelas dari kategori “sedang” menjadi kategori “tinggi”.
Capaian IPM Sumenep pada tahun 2025 menyentuh angka 70,54, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang berada di angka 69,78. Lonjakan ini menempatkan Sumenep sebagai daerah dengan rata-rata pertumbuhan IPM tertinggi di Pulau Madura, yakni mencapai 1,01 persen per tahun dalam periode 2021-2025.
Standar Hidup Layak Jadi Motor Penggerak
Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Joko Santoso, mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas manusia ini didorong oleh pertumbuhan positif di seluruh dimensi pembentuknya. Namun, dimensi standar hidup layak menjadi pendorong utama dalam kenaikan tahun ini.
Baca Juga:
Miris! Banyak PPPK Paruh Waktu Cuma Digaji Rp200 Ribu, Aliansi Desak Penggajian Dialihkan ke APBN
Rata-rata pengeluaran per kapita per tahun masyarakat Sumenep (yang disesuaikan) kini mencapai Rp10.631.000. Angka ini melonjak 4,68 persen atau naik sekitar Rp475 ribu dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp10.156.000.
Kualitas Pendidikan dan Kesehatan Terus Membaik
Selain faktor ekonomi, sektor pendidikan dan kesehatan juga menunjukkan tren positif:
-
Dimensi Pengetahuan: Harapan Lama Sekolah (HLS) anak-anak di Sumenep kini mencapai 13,60 tahun, yang berarti generasi muda memiliki peluang menempuh pendidikan hingga tingkat Diploma I. Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas meningkat menjadi 6,24 tahun.
-
Dimensi Kesehatan: Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir di Sumenep terus meningkat. Bayi yang lahir pada tahun 2025 diprediksi memiliki harapan hidup hingga 74,09 tahun, lebih lama sekitar dua bulan dibanding kelahiran tahun sebelumnya.
Persaingan Regional di Jawa Timur
Meski secara peringkat Sumenep masih berada di posisi ke-36 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, pencapaian ini merupakan lompatan besar bagi kawasan Madura. Di tingkat regional Madura, Sumenep kokoh berada di peringkat kedua di bawah Kabupaten Pamekasan (71,64), namun unggul jauh di atas Kabupaten Bangkalan (68,15) dan Kabupaten Sampang (67,23)
Capaian membanggakan ini menunjukkan bahwa setelah melewati masa pandemi, geliat ekonomi dan perbaikan akses layanan dasar di Kabupaten Sumenep mulai membuahkan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat.





