oleh

Kasus Stunting di Pulau Mandangin Sampang Tinggi

PortalMadura.Com, Sampang – Kasus stunting atau masalah kurang gizi kronis di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masih tergolong tinggi. Salah satunya di pulau Mandangin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Agus Mulyadi, mengakui kalau angka kasus stunting mengalami penurunan selama tiga kali. Yakni turun 46,44 sampai 38 persen pada 2018.

“Per Oktober 2019 ini, turun lagi menjadi 17 persen,” katanya, Rabu (30/10/2019).

Temuan kasus tersebut melalui hasil operasi timbang di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) kesehatan dan kunjungan ke rumah pasien.

“Kami survei 2 ribu sampai 5 ribu bayi lima tahun dari 76 ribu bayi lima tahun di Sampang,” ujarnya.

Namun, ada salah satu wilayah yang disebutkan juga mengalami kasus stunting masuk kategori tertinggi, yaitu di Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang.

Loading...

“Faktor kasus stunting karena kebiasaan pola dan budaya makan yang kurang, tidak mempunyai pengetahuan pola makan yang baik untuk memberi makan kepada bayi lima tahun,” jelasnya.

Baca Juga : Kuasa Hukum Pencabulan Santri Minta Penyidik Polres Bekerja Maksimal

Upaya untuk mencegah dan mengurangi kasus stunting, pihaknya mengaku telah melakukan identifikasi dan pelatihan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) supaya kader bisa membuat menu gizi seimbang.

“Kami juga membentuk pos gizi, revitalisasi Posyandu dan sebagainya,” pungkas Agus.(*)


Penulis : Rafi
Editor : Putri Kuzaifah


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE