Bola  

Klub Luar Negeri Ogah Lepas Pemain, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Mengaku Kecewa Berat!

Avatar of PortalMadura.com
Klub Luar Negeri Ogah Lepas Pemain, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Mengaku Kecewa Berat!
Klub Luar Negeri Ogah Lepas Pemain, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Mengaku Kecewa Berat!

portalmadura.com – Proses seleksi dan pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bali menjelang turnamen ASEAN Championship 2026 diwarnai kabar kurang sedap. Pelatih kepala skuad Garuda, John Herdman, secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terkait minimnya kehadiran pemain diaspora yang merumput di luar negeri.

Pemusatan latihan yang berlangsung di Pulau Dewata sejak 5 hingga 14 Juli 2026 untuk fase pertama ini sejatinya memanggil 50 nama. Kendati program latihan berjalan lancar dan memuaskan, juru taktik asal Inggris tersebut menyayangkan sikap sejumlah klub luar negeri yang enggan memberikan lampu hijau kepada para pemainnya untuk bergabung ke skuad Merah Putih.


Kendala Izin Klub Luar Negeri di Masa Pramusim

Dari total 50 pemain yang dipanggil Herdman, mayoritas didominasi oleh pilar domestik dari kompetisi Super League sebanyak 45 orang. Persija Jakarta dan Persib Bandung menjadi penyumbang pemain terbanyak dengan masing-masing mengirimkan 11 penggawa.

Sementara itu, hanya ada lima pemain yang berkarier di luar negeri yang masuk dalam daftar panggil resmi. Mereka adalah Justin Hubner, Mathew Baker, Tim Geypens, Marselino Ferdinan, dan Mitchel Baker. Namun, dari kelima nama tersebut, baru Tim Geypens yang bisa merapat ke Bali lantaran statusnya sudah tidak lagi terikat kontrak dengan klub lamanya, FC Emmen.

John Herdman mengaku heran dengan keputusan sejumlah klub luar negeri yang menahan pemain, mengingat saat ini kompetisi di luar negeri masih berada dalam masa pramusim.

“Mayoritas pemain memang berasal dari Super League. Beberapa klub luar negeri tidak bersedia melepas pemain mereka. Saya sedikit kecewa karena sebenarnya mereka saat ini masih berada dalam masa pramusim,” ujar Herdman saat memimpin latihan di Bali, Senin (13/7/2026).

Menurut mantan pelatih Timnas Kanada tersebut, masa jeda kompetisi atau pramusim seharusnya menjadi momentum ideal bagi para pemain diaspora untuk membela tim nasional sebelum kompetisi resmi klub kembali bergulir.


Luke Vickery Dipastikan Gagal Bergabung

Ketegasan klub luar negeri dalam menahan pemain juga berdampak langsung pada program naturalisasi baru. Luke Vickery, penyerang muda berbakat milik Macarthur FC, dipastikan absen dalam agenda pemusatan latihan kali ini.

Pemain yang masuk dalam proyeksi lini depan Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026 tersebut gagal terbang ke Bali karena tidak mendapatkan surat izin pelepasan dari klubnya yang berkompetisi di Australia.

Herdman menilai, penolakan ini menjadi kerugian tersendiri bagi sang pemain. Mengingat kompetisi regional sekelas ASEAN Championship dapat menjadi panggung besar untuk mengasah jam terbang internasional.

“Ini sebenarnya merupakan kesempatan besar bagi pemain muda seperti Luke Vickery. Turnamen ini bisa menjadi ajang pembuktian yang sangat baik untuk perkembangannya, tetapi sayangnya klub tidak mengizinkan dia bergabung,” tambah Herdman dengan nada sesal.


Persiapan Menuju ASEAN Championship 2026

Timnas Indonesia nantinya hanya akan menyaring 23 pemain terbaik dari total 50 nama yang dipanggil untuk didaftarkan secara resmi pada ajang sepak bola bergengsi Asia Tenggara tersebut.

Berdasarkan jadwal resmi, turnamen ASEAN Championship 2026 akan bergulir mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang. Timnas Indonesia sendiri dipastikan berada di Grup A dan akan bersaing ketat dengan Vietnam, Kamboja, Timor Leste, serta Singapura demi mengamankan tiket ke babak gugur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses