oleh

Korban Sungai Nil, Mahasiswa Al Azhar Telepon Ortu di Madura Ngabari Hal Ini

PortalMadura.Com, Pamekasan – Suasana duka menyelimuti kediaman pasangan suami istri Moh Ramli dan Nafisah di Dusun Saangan, Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Moh Ramli (70) sekeluarga, hanya bisa bersabar setelah anak bungsunya, Ainur Rahman (24), meninggal dunia akibat terbawa arus Sungai Nil, tepatnya di daerah Qanatir, Mesir, sekitar pukul 14.00 waktu setempat pada Senin (29/7/2019). Putranya meninggal setelah tenggelam kurang lebih 30 menit.

Ramli mengaku mendengar kepergian anak bungsunya dari ponakannya (saudara sepupu korban), Supriyadi. Ia sempat sok lantaran tidak percaya kalau anak kesayangannya itu telah tiada.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak,” ucapnya, Jumat (2/8/2019).

Loading...

Baca Juga : Satu Korban asal Madura, Dua Mahasiswa Al Azhar Kairo Meninggal di Sungai Nil

Sambil terisak tangis, Ramli menceritakan jika Ainur Rahman sempat menghubungi via telepon untuk memberitahukan hasil nilai ulangannya, sekitar satu pekan sebelum peristiwa nahas itu.

Ia mengaku senang lantaran putranya yang kelahiran 3 Juli 1995, meraih prestasi jayyid jiddan (bagus sekali) dari Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

“Tak ada pesan apa-apa dari almarhum saat terakhir menghubungi via telepon. Kala itu, hanya untuk memberitahukan nilai,” tutur Ramli.

Saat ini, ia hanya menunggu kedatangan jenazah putranya yang sedang dalam perjalanan menuju bandara Jakarta Indonesia untuk kemudian disemayamkan di rumah duka. “Insya Allah Minggu ini sudah datang,” jelasnya.(*)


Penulis : Hasibuddin
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar