TANJUNGPANDAN, portalmadura.com – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal usaha hingga Rp100 juta kini dapat memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026. Fasilitas pembiayaan ini hadir untuk mendukung kebutuhan modal kerja maupun investasi produktif para pemilik usaha.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan Belitung Ekspres pada Minggu (11/10/2026), BNI menawarkan berbagai pilihan tenor pembayaran mulai dari 1 hingga 5 tahun. Opsi tenor yang fleksibel ini dirancang untuk memudahkan calon debitur menyusun perencanaan keuangan sesuai kemampuan arus kas bisnis mereka.
Simulasi Angsuran KUR BNI Rp100 Juta
Sebelum mengajukan kredit, calon debitur disarankan untuk menghitung estimasi angsuran bulanan. Mengacu pada asumsi suku bunga efektif 6 persen per tahun, berikut adalah perkiraan simulasi cicilan pinjaman plafon Rp100 juta:
- Tenor 12 Bulan (1 Tahun): Rp8.606.643 per bulan
- Tenor 24 Bulan (2 Tahun): Rp4.432.061 per bulan
- Tenor 36 Bulan (3 Tahun): Rp3.042.194 per bulan
- Tenor 48 Bulan (4 Tahun): Rp2.348.503 per bulan
- Tenor 60 Bulan (5 Tahun): Rp1.933.280 per bulan
Catatan: Angka di atas merupakan simulasi perkiraan. Besaran cicilan resmi dapat menyesuaikan dengan kebijakan suku bunga dan hasil perhitungan akhir dari BNI.
Syarat dan Dokumen Pengajuan
Guna memperlancar proses verifikasi, calon debitur wajib melengkapi sejumlah persyaratan administratif sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Usaha produktif telah berjalan aktif sekurang-kurangnya selama 6 bulan.
- Fotokopi e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Fotokopi Surat Nikah (apabila sudah menikah).
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari pihak berwenang.
- NPWP aktif (wajib untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta).
- Dokumen agunan/jaminan tambahan jika dipersyaratkan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan atau lembaga pembiayaan lain.
Tata Cara Pengajuan KUR BNI 2026
BNI menyediakan dua metode pengajuan yang dapat dipilih sesuai kenyamanan calon debitur:
1. Pengajuan Secara Online (e-Form BNI)
Calon pemohon dapat mengakses situs resmi e-Form BNI melalui perangkat komputer atau ponsel pintar. Setelah membaca seluruh syarat dan ketentuan, pelamar cukup mengisi data diri, rincian usaha, serta nominal pembiayaan yang dibutuhkan secara teliti sebelum mengirimkan permohonan.
2. Pengajuan Langsung di Kantor Cabang
Pelaku usaha juga bisa mendatangi kantor cabang BNI terdekat dengan membawa kelengkapan dokumen fisik. Petugas bank akan membantu mengarahkan pengisian formulir serta memberikan konsultasi mengenai skema pembiayaan yang paling sesuai.
Setelah berkas diterima, BNI akan melakukan verifikasi dokumen, wawancara, serta survei ke lokasi usaha untuk menilai kelayakan kredit. Dapatkan informasi seputar dunia perbankan, ekonomi, dan panduan usaha lainnya hanya di portalmadura.com.



