Bola  

Lazio Lawan Udinese di Penutup Tahun 2025: Duel Penuh Sejarah dan Tensi Tinggi

Avatar of PortalMadura.com
Lazio Lawan Udinese di Penutup Tahun 2025: Duel Penuh Sejarah dan Tensi Tinggi
Lazio Lawan Udinese di Penutup Tahun 2025: Duel Penuh Sejarah dan Tensi Tinggi

PortalMadura.comLazio menutup kampanye 2025 dengan laga tandang menantang Udinese di Stadion Bluenergy, Minggu (28/12). Pertandingan ini menjadi penampilan terakhir kedua tim di tahun 2025 sekaligus kesempatan Lazio memperkuat posisinya di papan tengah klasemen Serie A.

Meski bukan rivalitas klasik dalam persepak bolaan Italia, pertemuan antara Lazio dan Udinese kerap menampilkan laga sengit, penuh drama, dan momen-momen tak terlupakan. Catatan sejarah memperlihatkan dominasi Lazio dalam rekor pertemuan kedua tim—dari 92 laga Serie A, Biancocelesti unggul dengan 41 kemenangan, sementara Udinese menang 27 kali dan 24 laga berakhir imbang.

Dalam hal produktivitas, Lazio mencatatkan 145 gol ke gawang Udinese, sedangkan Zebrette menjawab dengan 116 gol. Namun, pencetak gol terbanyak dalam sejarah pertemuan ini justru milik Udinese: legenda klub Antonio Di Natale dengan 12 gol. Di posisi kedua, striker Lazio Ciro Immobile mengemas 9 gol, diikuti Giuseppe Signori dan Vincenzo Iaquinta yang masing-masing mencetak 7 gol.

Performa Lazio di kandang Udinese juga patut diperhitungkan. Dari 46 kunjungan ke Udine sepanjang sejarah Serie A, Lazio berhasil pulang dengan tiga poin sebanyak 19 kali. Namun, mereka juga menelan 14 kekalahan dan 13 kali dipaksa berbagi poin.

Pertemuan terakhir kedua tim pada 24 Agustus 2024 menjadi kemenangan untuk tuan rumah. Flaurian Thauvin menjadi bintang dengan satu gol dan satu assist—termasuk umpan silang spektakuler untuk membuka skor melalui Lorenzo Lucca di menit ke-5, lalu mencetak gol solo gemilang untuk mengunci kemenangan 2-1, meski Gustav Isaksen sempat memperkecil kedudukan di menit akhir.

Sebaliknya, kemenangan terakhir Lazio atas Udinese terjadi pada 7 Januari 2024. Luca Pellegrini membuka skor lewat tendangan bebas langsung yang mengejutkan penonton tuan rumah, Wallace menyamakan kedudukan, namun Matias Vecino menjadi pahlawan dengan gol penentu di menit ke-76.

Sementara pada pertemuan terbaru di Stadion Olimpico, 10 Maret 2025, kedua tim bermain imbang 1-1. Thauvin kembali mencetak gol untuk Udinese usai diumpan Lucca, tetapi Alessio Romagnoli membalas untuk Lazio—meneruskan tren mencetak gol secara konsisten.

Dengan catatan rivalitas yang begitu kompetitif, laga akhir tahun ini diprediksi akan kembali menawarkan tensi tinggi, permainan terbuka, dan potensi kejutan—menjadi penutup yang layak diingat untuk musim 2025 di Serie A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses