oleh

Mau Produksi ASI Melimpah? Lakukan 3 Cara Ini

PortalMadura.Com – Setelah melahirkan biasanya seorang ibu akan langsung menyusui bayinya. Sebagian besar dari mereka menghasilkan produksi Air Susu Ibu (ASI) dengan lancar dan banyak, namun ada sebagian lagi yang produksi ASInya keluar sedikit atau tidak lancar.

Spesialis Gizi Klinis dr Diana F. Suganda, M.Kes., Sp.GK menuturkan, ASI sudah diproduksi saat kehamilan 6 – 8 bulan. Hanya saja, ada ibu yang memang belum bisa memproduksi ASI setelah melahirkan karena beberapa faktor seperti kelelahan atau asupan gizinya kurang.

Lantas, bagaimana caranya agar ASI keluar tanpa hambatan ketika menyusui? Berikut ini beberapa cara yang dibagikan dokter spesialis anak dari RS Pondok Indah Puri Indah, dr Jeanne-Roos Tikoalu, Sp.A, IBCLC, agar produksi ASI lancar dan melimpah. Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Kamis (15/8/2019) dari laman haibunda.com yang dikutip dari detikcom.

Bunda Harus Bahagia

Dr Jeanne menjelaskan, keluarnya ASI dari payudara Bunda dipengaruhi oleh hormon oksitosin dan prolaktin dalam darah. Nah, hormon-hormon ini dapat ditingkatkan dengan membuat Bunda merasa nyaman dan bahagia.

“Refleks oksitosin akan meningkat bila melihat, mendengar, meraba, dan mengingat bayi,” ujar dr Jeanne, dikutip dari detikcom.

Saat prolaktin diproduksi, Bunda merasa rileks dan mengantuk. Nah, hormon ini banyak dibentuk pada malam hari. Sedangkan hormon oksitosin membuat kontraksi otot rahim dan otot sekitar alveoli, yang membuat ASI mengalir.

Loading...

Baca Juga: 7.800 Bungkus Rokok Ilegal Disita Polisi Sumenep

Pijat Punggung

“Nah, para suami bisa memijat punggung istrinya agar relaks, sehingga produksi ASI-nya banyak,” jelas dr Jeanne.

Caranya, Bunda duduk di kursi, lalu pijat tulang atlas bagian atas, dengan menempatkan jempol kanan dan kiri mengapit tulang tersebut. Kemudian urutlah sampai ke pertengahan punggung yang sejajar dengan ujung puting payudara.

“Kalau mau terus diurut sampai punggung bawah tidak apa-apa. Bisa juga dengan mengurut pundak dan betis agar ibu merasa nyaman,” sambung dr Jeanne.

Rutin Menyusui

Menurut dr Jeanne, makanan apapun yang dikonsumsi tapi ibu tidak sering memberikan ASI kepada bayi, akan membuat produksi ASI menurun. Karena itu, dari pukul 06.00 hingga 22.00, sebaiknya Bunda rutin menyusui bayinya setiap 2 – 3 jam sekali.

“Supaya ASI cepat banyak, ibu harus rutin menyusui. Meski bayi cuma minum 5 – 10 menit, biarkan hingga setengah jam,” tutur dr Jeanne.

Dengan rutin memberikan ASI kepada bayi, maka ASI di payudara akan kosong. Nah, saat itulah otak akan memerintahkan agar ASI kembali diproduksi.

“Kalau bayinya tidur, dibangunkan saja. Caranya adalah dengan membuka bedong bayi sehingga bayi merasa dingin. Saat dia bangun berikan ASI,” ujar dr Jeanne.


Rewriter: Desy Wulandari
Sumber: haibunda.com
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar