oleh

Merespons Ocehan Bayi Ternyata Bisa Bikin Lancar Bicaranya

PortalMadura.Com – Ketika anak belum banyak bicara atau dalam proses masih belajar, saat itulah waktu terbaik orang tua untuk memperbanyak perbendaharaan kata pada anak. Dengan kaya kosakata, kemungkinan besar anak akan lebih aktif dan cepat berkomunikasi.

Sayangnya, masih ada beberapa orang tua yang enggan mengajak anak-anaknya bicara. Mereka menganggap bahwa komunikasi dengan anak sejak dini tidak begitu penting. Padahal, pada masa ini adalah masa pembelajaran anak yang mulai belajar mengoceh.

Walaupun terlihat sederhana, ocehan yang dilontarkan oleh bayi merupakan suatu perkembangan tersendiri dari yang awalnya ia hanya menangis. Tahapan ini juga bisa dianggap sebagai tonggak perkembangan bicara bayi.

Saat bayi sudah mulai pandai mengoceh, seharusnya orang tua merasa bahagia melihatnya. Bagaimana tidak, setiap tumbuh kembangnya terus dinantikan oleh orang tua agar ia menjadi anak sebagaimana pada umumnya. Oleh karena itu, beri dia respons ketika bayi melontarkan ocehannya.

Dilansir PortalMadura.Com, Jumat (12/7/2019) dari laman Viva.co.id, orang tua perlu menanggapi segala ocehan anak saat ia sedang menunjuk sesuatu.

Loading...

“Saat anak masih belum bisa bicara atau hanya bisa 1 kata, kita yang perlu sigap dan merespons anak dengan ajak bicara. Banyak orang tua yang malas mengajak anaknya berkomunikasi secara aktif,” ujar dokter spesialis anak dari RSAB Harapan Kita, dr.Lucia Nauli Simbolon, SpA.

Menurut Lucia, kebanyakan orang tua malah membiarkan anak mengoceh dan mengambilkan barang yang ditunjuk tanpa melibatkan komunikasi. Padahal, mengajak anak berkomunikasi secara aktif bisa membuatnya lancar berbicara di saat proses tumbuh kembangnya.

Cara Menanggapi Ocehan Bayi

“Kita bisa ambilkan barang yang anak tunjuk sambil membetulkan ocehannya dengan kata-kata yang tepat. Hal ini agar dia tidak terlambat bicara,” paparnya.

Cobalah membiarkannya mengoceh, saat ia selesai barulah Anda menanggapinya. Jangan memotong pembicaraannya agar ia tidak merasa dirinya tidak diperhatikan.

Baca Juga : Ajari dan Rangsang Si Kecil agar Cepat Bicara dengan 4 Cara Ini

Ketika Anda mengajaknya bicara, usahakan untuk berkomunikasi dengan jelas dan pelan agar si kecil mulai belajar dan mengerti apa yang Anda katakan. Semoga bermanfaat.


Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : viva.co.id

Komentar