oleh

Miris! UNBK SMA Sampang dapat Nilai Terendah

PortalMadura.Com, Sampang – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendapat nilai terendah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jatim Wilayah Sampang, Assyari menyampaikan, nilai rata-rata siswa kelas akhir SMA/SMK berada di bawah Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) dari 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

“Angka SKL minimal rata-rata 5,5. Sedangkan nilai rata-rata yang dicapai siswa Sampang berada di bawah angka 5,” ujarnya, Kamis (16/5/2019).

Data hasil ujian yang dihimpun PortalMadura.Com di Cabang Disdik Jatim Sampang, nilai rata-rata siswa SMK pada mata pelajaran Bahasa Inggris 34,50, Bahasa Indonesia 51,78 dan Matematika 31,50. Nilai mata pelajaran pilihan sesuai kompetensi keahlian di bawah SKL.

Hal itu juga terjadi bagi siswa SMA Jurusan IPS pada mata pelajaran Matematika dengan nilai rata-rata 33,27, Bahasa Indonesia 42,87 dan Bahasa Inggris 38,00. Sedangkan nilai materi pilihan sesuai jurusan, yakni Ekonomi, Sejarah, dan Geografi tidak mencapai nilai standar.

Loading...

Sedangkan nilai ujian siswa SMA jurusan IPA memperoleh nilai yang sama. Seperti Bahasa Inggris 42,66, Matematika 35,13, dan Bahasa Indonesia 55,09. Materi pilihan Biologi, Fisika, dan Kimia di bawah angka 50.

“Rata-rata nilai yang diperoleh masuk kategori D. Hanya nilai rata-rata Bahasa Indonesia jurusan IPA yang memperoleh C karena mencapai 55,09 di atas SKL,” lanjutnya.

Nilai UNBK siswa SMA/SMK di Sampang yang masih rendah, menurutnya karena faktor fasilitas pendidikan yang tidak memadai. Salah satunya didominasi lembaga pendidikan SMA/SMK yang mayoritas berstatus swasta.

“Ada beberapa siswa mendapat nilai bagus. Namun tidak mampu mendongkrak setelah dirata-ratakan dengan nilai siswa yang lain,” ungkapnya.

Baca Juga : Sepekan Pertama Puasa, Kinerja PNS di Sumenep Relatif Disiplin

Peserta UNBK di Sampang 2019 mencapai 6.360 siswa. Siswa SMA 3.529, dan SMK 2.831 siswa. Rata-rata berasal dari lembaga pendidikan swasta.

“Sekolah negeri itu untuk SMA 10 lembaga dan SMK 7 lembaga. Sedangkan yang swasta dari SMA dan SMK sebanyak 163,” pungkasnya.


Penulis : Rafi
Editor : Putri Kuzaifah
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar