Misteri 27 Kg Diduga Kokain di Sumenep: Kapolda Jatim Batal Konferensi Pers Mendadak, Ada Apa?

Avatar of Kenzo Chandra
Misteri 27 Kg Diduga Kokain di Sumenep: Kapolda Jatim Batal Konferensi Pers Mendadak, Ada Apa?
Misteri 27 Kg Diduga Kokain di Sumenep: Kapolda Jatim Batal Konferensi Pers Mendadak, Ada Apa?

SUMENEP, PortalMadura.com – Rencana konferensi pers besar terkait temuan bungkusan misterius seberat 27 kilogram yang diduga berisi kokain di Kabupaten Sumenep mengalami perubahan mendadak. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, yang dijadwalkan memimpin langsung rilis kasus tersebut pada Rabu (15/5/2024), secara mengejutkan batal hadir di lokasi.

Pembatalan ini memicu tanda tanya besar di kalangan awak media yang telah memadati Mapolres Sumenep sejak pagi hari. Padahal, sebelumnya pihak kepolisian telah mengonfirmasi kehadiran orang nomor satu di kepolisian Jawa Timur tersebut untuk mengungkap detail temuan barang haram yang ditaksir bernilai miliaran rupiah itu.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, membenarkan adanya perubahan jadwal tersebut. Meski tidak merinci alasan pasti ketidakhadiran Kapolda secara mendadak, ia menyatakan bahwa agenda rilis akan tetap berjalan dengan format yang berbeda.

Kronologi Temuan Barang Diduga Kokain

Kasus ini bermula dari laporan warga terkait adanya belasan bungkusan mencurigakan yang ditemukan di kawasan pesisir pantai. Berdasarkan pemeriksaan awal, berat total barang bukti mencapai 27 kilogram. Kandungan di dalamnya diduga kuat merupakan narkotika jenis kokain, sebuah temuan yang tergolong masif untuk wilayah Jawa Timur.

Pihak kepolisian sebenarnya telah melakukan persiapan matang untuk konferensi pers hari ini. Sejumlah barang bukti yang terbungkus rapi pun sempat terlihat disiapkan di depan gedung utama Mapolres Sumenep sebelum akhirnya agenda dibatalkan secara tiba-tiba.

Saat ini, tim penyidik dari Polda Jatim dan Polres Sumenep masih melakukan pendalaman intensif untuk melacak asal-usul barang tersebut serta siapa pemilik di baliknya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kapan konferensi pers susulan akan digelar atau apakah kasus ini akan langsung ditarik ke Mapolda Jatim di Surabaya.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap peredaran narkotika di wilayah pesisir yang kerap menjadi pintu masuk barang ilegal melalui jalur laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses