Profil  

Misteri Hilangnya Nadira Az-Zahra: Mahasiswi Telkom University yang Tak Kunjung Pulang

Avatar of Kenzo Chandra
Misteri Hilangnya Nadira Az-Zahra: Mahasiswi Telkom University yang Tak Kunjung Pulang
Misteri Hilangnya Nadira Az-Zahra: Mahasiswi Telkom University yang Tak Kunjung Pulang

PortalMadura.com – Kasus hilangnya Nadira Az-Zahra, seorang mahasiswi Telkom University, telah menjadi perhatian publik dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta kerabat.

Nadira, yang terakhir kali berpamitan untuk pergi kuliah pada Selasa, 30 Juni 2026, hingga saat ini belum juga ditemukan.

Peristiwa ini menyisakan banyak pertanyaan dan kekhawatiran, memicu berbagai upaya pencarian dari keluarga, pihak kampus, hingga kepolisian.

Sejak informasi kehilangannya menyebar, banyak pihak terus berharap Nadira dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Keluarga Nadira, yang diwakili oleh pamannya, Budhi Purwana Yodhaswara, berulang kali menegaskan bahwa mereka masih mencari dan belum ada kabar pasti mengenai keberadaan Nadira Az-Zahra.

Latar Belakang Nadira Az-Zahra

Nadira Az-Zahra adalah seorang mahasiswi yang dikenal aktif di Telkom University.

Ia terdaftar sebagai mahasiswa angkatan 2025 pada Program Studi S1 Terapan Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) atau Diploma IV (D4) Sistem Informasi Kota Cerdas di Fakultas Ilmu Terapan (FIT).

Saat ini, Nadira diketahui sedang menempuh perkuliahan di semester dua.

Nadira berdomisili di kawasan Ciwastra atau Rancasari, Kota Bandung.

Dalam kesehariannya, ia merupakan sosok yang tidak memiliki masalah berarti di mata keluarga, sehingga kepergiannya tanpa kabar menjadi misteri yang membingungkan.

Keluarga menyatakan bahwa tidak ada alasan kuat yang bisa menjadi landasan Nadira untuk pergi meninggalkan rumah.

Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra

Peristiwa hilangnya Nadira Az-Zahra bermula pada Selasa, 30 Juni 2026.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Nadira berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk berangkat kuliah ke Telkom University.

Kampus Nadira berlokasi di Jalan Telekomunikasi, Terusan Buah Batu, Bandung, baik di Kabupaten maupun Kota Bandung.

Untuk menuju kampus, Nadira menggunakan layanan ojek daring.

Ia sempat mengabarkan kepada ibunya bahwa dirinya sudah tiba di kampus.

Namun, tak lama setelah itu, komunikasi dengan Nadira terputus.

Nomor telepon selulernya terpantau tidak aktif sejak sekitar pukul 12.00 atau 12.30 WIB pada hari yang sama.

Sejak tanggal 1 Juli 2026, keluarga menyatakan telah kehilangan kontak sepenuhnya dengan Nadira.

Selain ponselnya yang tidak aktif, seluruh akun media sosial milik Nadira juga diketahui telah menghilang atau tidak bisa diakses, menambah kompleksitas dalam upaya pelacakan.

Orang tua Nadira segera mendatangi kampus pada Kamis, 2 Juli 2026, untuk berkoordinasi dengan Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni (Ditmawa/KKA) Telkom University.

Mereka juga melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian pada Rabu, 1 Juli 2026.

Ciri-Ciri dan Barang Bawaan Terakhir

Saat meninggalkan rumah, Nadira mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, dan kerudung berwarna krem.

Ia juga membawa tas ransel kuliah berwarna krem yang berisi laptop dan tablet.

Ponsel dengan nomor +62889-7161-9064 juga dibawanya saat berpamitan.

Secara fisik, Nadira memiliki tinggi badan sekitar 165 sentimeter, berkulit sawo matang cenderung putih, dan berambut lurus.

Informasi mengenai ciri-ciri ini sangat penting untuk membantu masyarakat mengenali dan melaporkan jika menemukan Nadira.

Upaya Pencarian dan Perkembangan Kasus

Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap Nadira Az-Zahra terus dilakukan secara intensif oleh keluarga, pihak kepolisian, dan Telkom University.

Polisi, termasuk tim siber, telah dilibatkan untuk menelusuri jejak digital Nadira, meskipun semua akun media sosialnya telah nonaktif atau terhapus.

Keluarga juga telah meminta bantuan dari perusahaan telekomunikasi untuk melacak nomor telepon Nadira, meskipun ponselnya sudah tidak aktif.

Selain itu, mereka juga berkoordinasi dengan perusahaan penyedia layanan ojek daring yang biasa digunakan Nadira.

Rekaman CCTV di sekitar kampus Telkom University sempat menunjukkan Nadira tiba di kawasan kampus, namun setelah itu keberadaannya masih belum diketahui.

Tantangan dan Hoaks yang Beredar

Dalam proses pencarian, keluarga Nadira menghadapi berbagai tantangan, termasuk banyaknya informasi hoaks atau yang menyesatkan.

Beberapa berita palsu sempat beredar di media sosial yang mengklaim Nadira telah ditemukan di rumah kerabatnya di Majalaya, Kabupaten Bandung, atau di lokasi lain seperti Ujungberung, Cimahi, hingga Soekarno-Hatta.

Pihak keluarga, melalui pamannya Budhi, dengan tegas membantah semua kabar tersebut dan menyatakan bahwa Nadira masih belum ditemukan.

Kapolsek Rancasari Kompol Herman Junaidi sempat menyatakan adanya miskomunikasi terkait informasi penemuan Nadira di rumah bibinya, namun keluarga kembali meluruskan bahwa itu tidak benar dan pencarian terus berlanjut.

Selain hoaks, keluarga juga dihadapkan pada ulah oknum penipu yang memanfaatkan situasi dengan meminta sejumlah uang.

Pihak keluarga mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi informasi dan tidak menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya.

Profil dan Biodata Lengkap Nadira Az-Zahra

Berikut adalah profil dan biodata singkat Nadira Az-Zahra berdasarkan informasi yang dihimpun:

Nama LengkapNadira Az-Zahra
Usia21 Tahun (per Juni/Juli 2026)
Institusi PendidikanTelkom University
FakultasFakultas Ilmu Terapan (FIT)
Program StudiS1 Terapan / D4 Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC)
Angkatan2025
SemesterDua
Alamat DomisiliKecamatan Rancasari, Kota Bandung
Ciri-Ciri FisikTinggi ±165 cm, kulit sawo matang cenderung putih, rambut lurus
Nomor Ponsel (terakhir)+62889-7161-9064 (tidak aktif)
Akun Media SosialSemua akun media sosial Nadira Az-Zahra diketahui telah dihapus atau tidak dapat diakses setelah kehilangannya.

Dampak dan Harapan

Hilangnya Nadira Az-Zahra telah menimbulkan kekhawatiran yang mendalam di kalangan keluarga, teman, dan seluruh sivitas akademika Telkom University.

Pihak kampus, melalui Head of Secretary and Public Relations Telkom University, Roosdiana Noor Rochmah, telah membenarkan kejadian ini dan menyatakan dukungan penuh dalam proses pencarian.

Keluarga Nadira terus berupaya keras dan mengharapkan doa serta bantuan dari masyarakat luas.

Mereka meminta siapapun yang melihat atau memiliki informasi valid mengenai keberadaan Nadira untuk segera menghubungi pihak keluarga di nomor yang telah disebarkan atau melapor kepada aparat kepolisian setempat.

Penting untuk mengamankan Nadira terlebih dahulu jika ditemukan, sebelum menghubungi keluarga atau pihak berwenang.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan Nadira dan harapannya agar ia bisa segera kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat.

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Semoga Nadira Az-Zahra dapat segera ditemukan dan misteri di balik kehilangannya dapat terungkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses