oleh

Moms, Yuk Intip Cara Unik Asuh Anak di 4 Negara

PortalMadura.Com – Seperti yang diketahui, orang tua sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter dan mental anak-anak. Setiap orang tua pasti memiliki cara tersendiri dalam pola asuh anak mereka. Namun, apapun itu, tujuannya pasti satu yakni menjadikan anak agar bisa menjadi pribadi yang dewasa dan mandiri.

Selain pola pikir, kebiasaan dan budaya juga sangat mempengaruhi pola asuh orang tua terhadap anak. Di Indonesia mungkin Anda bisa menebak bagaimana pada umumnya orangtua dalam mendidik anak. Nah, bagaimana dengan negara lain ? Berikut adalah cara pola asuh yang unik di beberapa negara.

Bayi di Norwegia Tidur Siang di Luar Rumah
Bayi-bayi di Norwegia, Swedia dan Finland terbiasa tidur siang di luar rumah. Masyarakatnya percaya dengan tidur di luar rumah akan berdampak positif bagi perkembangan kesehatan anak.

Bahkan saat cuaca dingin, bayi-bayi dikenakan pakaian tebal dan dibiarkan tidur di luar rumah. Hal ini karena menurut masyarakat setempat bayi lebih membutuhkan udara segar daripada di dalam ruangan yang malah bisa memicu flu.

Anak-anak di Finlandia Banyak Istirahat di Tengah Pelajaran
Anak usia sekolah dasar (SD) di Finlandia memiliki banyak waktu istirahat selama pejaran. Mereka istirahat 15 menit setiap belajar 45 menit. Dengan cara tersebut dipercaya membuat anak-anak jadi lebih fokus menerima pelajaran selanjutnya. FYI, sistem pendidikan di Finlandia adalah yang terbaik di dunia.

Pelajar di Jepang Gunakan Transportasi Publik Sejak Kecil
Sistem transportasi publik di Jepang memang sangat canggih, aman dan tepat waktu. Orang tua tak perlu panik saat melepas anaknya yang masih usia SD untuk menggunakan kendaraan umum. Ada petugas yang mengawasi, sopir yang terlatih serta keamanan kendaraan yang terjamin. Sejak kecil, anak-anak di Jepang terbiasa menggunakan transortasi publik sendiri.

Anak-anak Prancis Makan Siang Sambil Bersosialisasi
Tak ada kata buru-buru saat makan siang di Prancis. Anak-anak justru diajarkan untuk menikmati makanan, suapan demi suapan dan menghargai makanan yang mereka konsumsi. Oleh pihak sekolah, anak-anak diberikan waktu minimal 30 menit untuk menikmati makan siangnya. Konsep makan perlahan justru diajarkan karena dianggap lebih sehat dan bisa mencegah obesitas.

Bagaimana, tertarik dengan pola asuh anak di negara-negara tersebut? Semoga informasi di atas menginspirasi ya Moms. (dream.co.id/Nanik)