oleh

Orang Tua, Ini 4 Manfaat Puasa Ramadan Bagi Si Kecil

PortalMadura.Com – Seorang anak tidak diwajibkan atau dibebastugaskan berpuasa di bulan Ramadan. Kecuali memang ia sudah masuk masa pubertas.

Sebenarnya, boleh saja mengajari si Kecil puasa agar ia mulai terbiasa nantinya. Selain bisa memenuhi kewajiban agama Islam, ada manfaat lain yang bisa didapat jika anak berpuasa. Sudah tahukah Anda apa saja?.

Berikut penjelasannya:

Manfaat Puasa Ramadan untuk anak
Puasa Ramadan dilakukan selama satu bulan penuh. Bagi anak-anak, bisa jadi ini merupakan tantangan yang berat. Untuk itu, mengajari anak berpuasa secara bertahap sejak awal bisa menjadi langkah yang bagus. Biasanya latihan puasa diawali dengan puasa setengah hari terlebih dulu.

Sekalipun demi kebaikan, sebaiknya orang tua tidak memaksakan anak untuk berpuasa. Keinginan ini biasanya akan muncul dengan sendirinya saat melihat lingkungan sekelilingnya juga melaksanakan puasa.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa puasa bisa membawa manfaat kesehatan bagi anak. Ini dia beberapa di antaranya:

Menjaga Kesehatan Tubuh
Jika membahas manfaat puasa untuk anak, tentu erat kaitannya dengan kesehatan tubuh. Puasa memang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, entah itu orang dewasa ataupun anak-anak.

Menurut British Nutrition Foundation, efek kesehatan dari puasa Ramadan sangat beragam. Beberapa peneliti menemukan bahwa puasa dapat menurunkan berat badan.

Selain itu, puasa juga bisa menurunkan kolesterol darah, trigliserida, dan mengurangi stres. Semua efek tersebut dapat menyehatkan tubuh secara menyeluruh.

Walaupun memberikan manfaat, orang tua perlu memerhatikan kebutuhan nutrisi anak dengan benar. Pasalnya, anak-anak masih dalam usia pertumbuhan sehingga kebutuhan nutrisinya harus tercukupi. Konsultasikan pada dokter anak atau ahli gizi sebelum Anda mulai mengajarkan puasa pada anak.

Mengajarkan Anak untuk Bersabar dan Disiplin
Bukan hanya fisik, puasa juga bisa memberikan manfaat untuk membentuk karakter dan kepribadian anak. Salah satunya mengajarkan anak untuk bersabar.

Aturan puasa yang harus dipenuhi adalah menahan diri untuk tidak makan dan minum, mulai dari terbit hingga terbenam matahari. Nah, menunggu waktu berbuka inilah yang melatih anak untuk bersabar.

Baca Juga : Mulai Kapan Anak Boleh Ikut Puasa? Ini Penjelasannya

Selain bersabar, anak juga akan belajar untuk menjadi seseorang yang lebih disiplin. Mereka harus belajar menyesuaikan diri dengan waktu makan, tidur, dan beribadah. Aturan-aturan yang diterapkan ketika berpuasa ini akan membiasakan anak untuk mematuhi peraturan.

Mengasah Rasa Empati dan Meningkatkan Rasa Syukur Anak
Tujuan berpuasa adalah memahami penderitaan orang yang tidak seberuntung Anda, sehingga mereka harus menahan lapar. Bukan untuk menyakiti diri sendiri, manfaat puasa ini justru dapat mengembangkan rasa empati anak.

Mengembangkan empati sejak dini sangatlah penting. Empati akan mengajarkan anak untuk menghargai, mengekspresikan diri, dan bersosialisasi.

Selain itu, manfaat puasa lainnya untuk anak adalah meningkatkan rasa bersyukur. Kenapa?. Setelah seharian berpuasa menahan haus dan lapar, ia akan menemukan berbagai makanan dan minuman di atas meja ketika waktu berbuka. Melihat hal ini anak akan merasakan perasaan lega, senang, dan bersyukur atas rezeki yang diberikan.

Mengontrol Emosi
Selain mengendalikan rasa lapar dan haus, puasa juga mewajibkan anak untuk mengontrol emosinya. Terutama, menghindari perbuatan buruk, seperti berbohong, marah-marah, memukul teman, atau kenakalan lain yang biasanya dilakukan anak-anak.

Meskipun sulit pada awalnya, anak yang belajar untuk mengontrol diri untuk tidak berbuat nakal selama bulan puasa tentu akan menjadi terbiasa. Dengan begitu, kepribadian anak akan menjadi lebih baik.


Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : hellosehat.com

Komentar