oleh

Over Kapasitas, Lapas Pamekasan Ajukan Pengembangan Bangunan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas III-A Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berpenghuni melebihi kapasitas. Lapas yang berkapasitas 585 narapidana (napi) justru diisi sebanyak 1.240 napi.

Kepala Lapas Klas II-A Pamekasan, M. Hanafi mengungkapkan, sesaknya lapas itu sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan pihaknya kembali menerima kiriman napi dari Lapas Lumajang dan Malang sebanyak 93 napi, alasannya di dua Lapas itu sama-sama sesak.

Pihaknya mengajukan pengembangan bangunan Lapas kepada pemerintah pusat agar masalah over kapasitas bisa teratasi. Karena hal itu juga berkaitan dengan pengawasan warga binaan selama menjalani masa pidana. Tetapi, sampai sekarang belum ada respon positif.

“Sampai sekarang belum dianggarkan, untuk mengatasi sesaknya para penghuni lapas dilakukan penerapan kelas pengawasan yang terbagi menjadi tiga, yakni kelas sekuriti, kelas medium, dan kelas maksimum,” terangnya, Sabtu (7/12/2019).

Loading...

Dijelaskan, kelas sekuriti itu adalah tempat yang dihuni oleh napi yang sudah hampir keluar dan berperilaku baik. Kelas medium jumlah napinya semakin sedikit, sementara kelas maksimum kamar yang ditempati napi dikunci, karena khawatir membawa virus negatif atau memengaruhi kepada napi lain untuk bertindak melawan hukum.

Baca Juga : Bantuan Program RTLH di Sampang Buram

“Kelas minim sekuriti itu dihuni para binaan yang sudah hampir keluar dan berperilaku baik. Mereka ditempatkan di kamar yang cukup longgar bersama banyak tahanan lain. Selain itu, pengawasan mereka juga minim,” pungkasnya.

Penulis : Marzukiy
Editor : Putri Kuzaifah
Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE