Bola  

Palmeiras hadapi Guarani di laga pamungkas grup Paulistão dengan sejumlah perubahan starting XI demi raih posisi puncak.

Avatar of PortalMadura.com
Palmeiras hadapi Guarani di laga pamungkas grup Paulistão dengan sejumlah perubahan starting XI demi raih posisi puncak.
Palmeiras hadapi Guarani di laga pamungkas grup Paulistão dengan sejumlah perubahan starting XI demi raih posisi puncak.

PortalMadura.com Palmeiras mengumumkan susunan pemain dengan sejumlah kejutan untuk laga pamungkas fase grup Kejuaraan Paulista kontra Guarani di Arena Barueri, Minggu (15/2) sore WIB. Meski telah memastikan tiket ke babak gugur, Verdão tampil ngotot mengejar posisi puncak klasemen dengan mengandalkan duet anyar Flaco López dan Vitor Roque di lini depan.

 

Pelatih Abel Ferreira melakukan rotasi signifikan pada lini belakang. Bruno Fuchs, Giay, dan Jefté dipercaya mengisi posisi bertahan menggantikan pemain yang tampil pada laga sebelumnya. Kejutan lain datang dari Lucas Evangelista yang kembali menjadi starter untuk pertama kalinya setelah pulih dari cedera yang dialaminya pada akhir 2025.

 

Sementara itu, Jhon Arias yang baru bergabung latihan bersama skuad utama pada Sabtu (14/2) dipastikan belum menjalani debut resminya. Pemain asal Kolombia itu masih menjalani adaptasi intensif sebelum diproyeksikan masuk dalam rencana tim pada laga-laga berikutnya.

 

Di kubu Guarani, pelatih Marcelo Rospide harus bermain tanpa dua pemain kuncinya, Isaque dan Diego Torres, yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Meski berada di zona kualifikasi, Bugre belum memastikan kelolosan ke babak berikutnya sehingga pertandingan ini menjadi penentu nasib mereka.

 

Laga ini menjadi penutup fase grup Paulistão 2026 yang bergulir sejak Januari lalu. Palmeiras saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan selisih satu poin dari pemuncak, sementara Guarani bertengger di peringkat keempat dengan kans lolos yang masih terbuka lebar.

 

Pertandingan diprediksi berjalan sengit mengingat Palmeiras berambisi mengunci posisi teratas sebagai modal psikologis menghadapi babak sistem gugur, sedangkan Guarani berjuang mempertahankan asa lolos ke fase selanjutnya kejuaraan tertua di Brasil tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses