oleh

Pencurian Mobil Marak, Polisi Sumenep Tak Berkutik

Bayar pajak itu wajib

SUMENEP (PortalMadura) – Aksi pencurian mobil di wilayah hukum Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur semakin marak. Meski catatan dipihak kepolisiam setempat baru dua orang warga yang melaporkan ke Polsek Kalianget. Namun, fakta dilapangan aksi pencurian mobil mencapai delapan (8) kali.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Kalianget, AKP Suwardi mengatakan, pencurian mobil diwilayahnya hanya dua mobil. Dirinya membantah kalau di Kalianget terjadi empat kali.

“Tidak ada pencurian lagi disini. Hanya terjadi dua kali dalam semalam. Yaitu hari Sabtu dini hari, tanggal 19 Oktober 2013 lalu. Selain itu tidak ada. Tidak tau kalau kejadian itu diluar Kecamatan kalianget,” katanya, Jumat (25/10/2013).

Dia mengaku, jika anggotanya sudah melakukan patroli ke pelosok desa. Bahkan, selalu menghimbau kepada masyarakat yang memiliki kendaraan roda empat dan roda dua untuk waspada.

“Saat ini, anggota saya terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pencarian mobil di Kecamatan Kalianget itu,” terangnya.

Polisi menduga, pelaku pencurian dilakukan dua komplotan. Hal ini, terbukti dengan dua kejadian pencurian tersebut, hanya selisih jam.

Penelusuran PortalMadura, mobil yang dijadikan sasaran pencurian, yakni jenis Avansa, Innova, Carry, serta merek lainnya yang lebih mudah untuk di curi.

Loading...

Dua mobil yang hilang dan sudah dilaporkan ke polisi yakni jenis Carry. Mobil tersebut raib dalam semalam secara bersamaan di Desa Kalianget Timur, yakni pada pukul 02:30 wib dan pukul 03:00 wib.

Selain itu, di Desa Kalianget Barat, satu mobil Avanza digondol pencuri. Sementara di Desa Marengan, Kecamatan Kota Sumenep, satu unit mobil Avanza juga raib. Bahkan satu mobil Dump Truk pun raib di Kecamatan pasongsongan Sumenep.

Budi (30), warga Desa Kalianget Timur, saat ditemui PortalMadura membenarkan adanya kehilangan mobil yang terjadi di desanya.

“Ya mas disini memang terjadi pencurian mobil akhir-akhir ini. Dalam semalam dua mobil hilang. Mungkin hanya berselisih setengah jam kedua kejadian itu mas,” katanya.

Informasi lain menyebutkan, pelaku pencurian biasa beraksi diatas pukul 00:00 Wib.  Pelaku seolah professional dalam melakukan aksinya.

Diduga mobil sebelum dibawa kabur didorong terlebih dahulu. Setelah didorong sejauh 50 meter dari tempat semula mobil kemudian dihidupkan dan dibawa kabur.

Bahkan, kejadian terakhir, aksi percobaan pencurian terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kalianget. Sebuah mobil yang diparkir di sekolah itu nyaris dibawa kabur pula.

Terbukti salah satu pintu mobil sudah dirusak dan terbuka. Beruntung, ada salah satu warga setempat terbangun dan pelaku segera melarikan diri.

“Di SMP 2 Kalianget, hampir terjadi pencurian mobil juga mas,” tambahnya.(udien/htn)





Berita PortalMadura
Loading...
Tirto.ID
Loading...

Komentar