Pengadaan Buku Perpusda 2017, Rekanan Belum Bayar Pada Penerbit

  • Bagikan
Perpusda Sampang
Perpusda Sampang

PortalMadura.Com, Sampang – Pengadaan buku Perpustakaan Daerah Sampang, Madura, Jawa Timur, yang bekerjasama dengan sepuluh penerbit, diduga ada satu penerbit yang belum dibayar oleh rekanan tak bertanggung jawab.

“Anggaran pengadaan buku sebesar Rp 150 juta pada tahun 2017. Dari beberapa penerbit, hanya satu penerbit yang tidak dibayar oleh rekanan,” kata Ketua Umum Mahasiswa dan Masyarakat Desa Sampang, Moh. Usman, Rabu (3/01/2018).

Ia mempertanyakan tanggungjawab rekanan yang belum terbayar hingga awal 2018. Padahal, rencana pengadaan buku tersebut bertujuan untuk mencerdaskan masa depan masyarakat Sampang.

“Dari itu, kami memberikan ketegasan dan mendorong kepada pihak Perpustakaan agar segera memberikan sanksi terhadap rekanan tak bertanggung jawab. Sedangkan anggaran dana 2017 sudah cair,” tegasnya.

Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Sampang, Sudarmanto membenarkan bahwa pengadaan buku dilakukan oleh pemborong dengan sejumlah penerbit.

“Dari sepuluh penerbit untuk pengadaan buku Perpusda, tinggal satu yang tidak dibayar oleh pemborong atau rekanan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa anggaran sudah diberikan semua kepada rekanan. “Tentu, anggaran yang kami berikan kepada pemborong sudah jelas puluhan juta,” ujarnya tanpa menyebut nominal anggaran.

Menurutnya, buku sudah sampai di Dinas Perpustakaan Daerah. Akan tetapi, dari pihak rekanan dengan penerbit masih kurang satu dan sudah dilakukan teguran demi mengejar deadline pada Januari 2018.

“Apabila sampai akhir Januari ini permasalahan belum selesai, maka akan kami panggil pihak pemborong,” pungkasnya.(Rafi/Nanik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.