oleh

Perhatikan 5 Hal Ini Saat Puasa Agar Pencernaan Anda Tetap Sehat

PortalMadura.Com – Menjaga kesehatan pencernaan selama melaksanakan puasa Ramadan memang penting untuk dilakukan. Sebab, tidak sedikit orang yang lapar mata alias semua dilahap saat berbuka puasa.

Penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan selama bulan Ramadan. Pasalnya, pencernaan yang bermasalah akan menghambat kelancaran puasa dan aktivitas Anda selama bulan suci ini. Lalu, adakah cara untuk mewujudkan pencernaan sehat saat puasa?.

Berikut lima hal yang harus diperhatikan agar pencernaan sehat saat puasa:

Makan-makanan Berserat saat Sahur dan Berbuka
Menurut seorang ahli diet dari Amerika Serikat, Maria Adams, MS, MPH, RD, makan-makanan berserat dapat membantu pencernaan selalu sehat saat puasa.

Adams juga menambahkan, makanan kaya serat dapat membantu Anda mencegah atau mengobati berbagai kondisi pencernaan, seperti sembelit, wasir, dan radang usus besar. Selain itu, banyak makan-makanan berserat ketika puasa bisa membantu mencapai atau mempertahankan berat badan ideal.

Pilihlah makanan yang kaya serat seperti biji-bijian, sayuran, kacang polong, dan buah-buahan yang dapat memelihara kesehatan sistem pencernaan.

Batasi Makan-makanan Berlemak
Salah satu cara untuk menjaga pencernaan sehat saat puasa adalah dengan membatasi asupan makanan berlemak saat sahur dan berbuka. Secara umum, makanan berlemak cenderung memperlambat proses pencernaan makanan, serta membuat Anda lebih rentan mengalami sembelit.

Sebetulnya, makanan berlemak juga penting untuk tubuh menyimpan cadangan energi, tapi lebih baik imbangi dengan makanan tinggi serat yang bisa mempermudah proses mencerna lemak dan makanan lainnya.

Loading...

Minum Air Cukup, 8 Gelas Sehari
Untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat saat puasa, Anda tetap perlu minum air sebanyak 2 liter per hari. Sama halnya apabila tubuh kurang makan-makanan berserat, sedikit atau kurang minum air bisa menyebabkan masalah pencernaan. Misalnya, BAB tidak teratur atau sembelit.

Usahakan minum 2 gelas air saat sahur, 4 gelas air setelah salat tarawih, dan terakhir 2 gelas sesudah buka puasa. Dengan cara seperti itu, Anda akan tetap terhidrasi dan terhindar dari masalah pencernaan.

Baca Juga: Puasa Tapi Makin Gemuk? 5 Kesalahan Ini Mungkin Anda Lakukan

Makan-makanan Probiotik
Makanan atau minuman probiotik seperti yoghurt atau kimchi, mengandung bakteri baik yang menguntungkan bagi usus manusia. Bakteri baik ini, biasanya digunakan untuk mencegah dan meringankan masalah usus.

Dengan makan-makanan probiotik, Anda dapat melancarkan masalah sembelit dan membuat makanan lebih cepat dicerna oleh tubuh. Para ahli menyarankan untuk makan atau minum suplemen probiotik saat puasa di waktu berbuka untuk menormalkan pergerakan usus besar Anda.

Kurangi dan Hindari Stres
Salah satu penelitian mengatakan bahwa stres bisa memengaruhi kesehatan pencernaan Anda, khususnya usus. Para peneliti berpendapat bahwa stres bisa membuat usus meradang yang akan mengganggu sistem saraf parasimpatis, yaitu sistem yang berfungsi untuk mengontrol gerakan usus.

Maka dari itu, hindari berbagi hal berbau stres yang bisa mengancam kesehatan pencernaan Anda saat berpuasa. Jadi, jangan sepele terhadap kesehatan pencernaan khususnya saat puasa.


Rewriter : Salimah
Sumber : suara.com

Komentar