oleh

Pertolongan Pertama pada Anak yang Terkena Minyak Panas

PortalMadura.Com – Saat berada di dapur, anak rentan terkena bahaya, salah satunya terkena percikan minyak panas. Kecipratan minyak panas saat menggoreng makanan adalah hal yang wajar terjadi. Kondisi ini seringkali dianggap sepele, karena luka akibat terciprat minyak panas bisa sembuh dalam waktu singkat.

Namun, jika luka yang terbentuk disertai rasa nyeri dan lecet, segeralah mengambil tindakan. Jika anak tidak sengaja terkena percikan minyak panas dari kompor, ada baiknya Anda langsung memberi pertolongan pertama. Dilansir dari laman Popmama.Com, Selasa (15/9/2020) berikut langkah pertolongan pertama saat anak terkena minyak panas.

Tiga Tingkatan Luka Bakar

Pertama adalah superfisial, di tahapan ini minyak hanya melukai bagian kulit paling atas. Tanda yang terlihat adalah kulit kemerahan, rasa nyeri, dan pembengkakan.

Tingkatan kedua agak lebih sakit karena luka bakar mencapai lapisan kedua kulit, di tahap ini kulit paling luar sudah rusak dan berefek sampai lapisan bawahnya. Luka seperti ini ditandai dengan munculnya gelembung pada kulit yang berisi cairan. Juga dibarengi dengan pembengkakan dan kemerahan.

Tingkatan yang selanjutnya adalah yang paling paprah. Di tahap ini, luka bakar tak hanya terciprat saja, biasanya sampai tersiram minyak panas. Area luka tak terbatas, bahkan bisa mengenai tulang atau organ dalam. Ditandai dengan kulit kering, pucat, hingga menghitam. Di tahap ini, luka tidak menimbulkan nyeri.

Pertolongan Pertama yang Harus Segera Dilakukan

Jika anak terkena percikan atau tersiram minyak panas, segera lepaskan pakaian dan perhiasan yang menempel di area kulit. Setelah itu, alirkan air ke daerah yang terkena percikan minyak. Lakukan hal ini selama beberapa menit.

Setelah itu, tutup luka dengan kasa atau perban steril yang telah dilembapkan. Lepaskan kain setelah mengering dan baru bisa dilanjutkan dengan mengoleskan krim khusus luka bakar.

Mitos Pengobatan

Ada banyak penanganan luka bakar yang tidak tepat dan malah memperparah keadaan. Salah satunya adalah mengoleskan luka dengan mentega, pasta gigi, kecap, atau es. Hal ini tidak akan memperbaiki luka dan malah akan memperparah kondisi kulit yang sedang terluka.

Kemudian, hindari juga mengompres kulit terbakar dengan es batu. Ini dikarenakan suhu dingin dari es batu mengecilkan pembuluh darah. Hal ini membuat aliran darah berkurang dan luka lebih sulit sembuh.

Hal yang Sebaiknya Dilakukan saat Ada Gelembung Luka

Jika minyaknya cukup banyak dan sangat panas, biasanya luka akan menjadi gelembung berisi cairan. Kalau ini terjadi, jangan pernah memecahkan gelembung. Lebih baik mengoleskan dengan krim khusus luka bakar sampai gelembung mengempes dan kembali rata. Setelah itu akan ada kulit kering dan hindari juga untuk mengelupaskannya.

Biarkan kulit mengelupas dengan sendiri. Jika dipaksa, kulit belum siap beregenerasi dan malah akan menimbulkan luka baru. Luka yang terbuka lebih rentan terkena infeksi bakteri jika tidak dijaga kebersihannya.

Rewriter : Oktaviana Dwi K. K
Sumber : popmama.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE