oleh

Pilkades Serentak Di Sumenep Harus Digelar 2014

SUMENEP (PortalMadura) – Meski biaya pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tidak dianggarkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014 ini, Pemerintah kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur tetap memaksa akan menyelenggarakan pilkades tahun ini.

“Kami tetap berkometmen untuk menyelenggarakan Pilkades serentak tahun ini. Soal anggaran, kami akan berkoordinasi dengan Komisi A agar membahas anggaran itu mendahului PAK,” kata kepala bagian Pemerintahan Desa (Pemdes), Moh Ramli, Rabu (29/01/14).

Moh Ramli menegaskan, terkait adanya surat edaran dari Mendagri yang berisi himbauan agar pemkab menunda pelaksanaan pilkades yang direncanakan dilakukan tahun ini demi kelancaran pemilu legislatif dan pilpres 2014 ini, pemkab mengaku sudah berkoordinasi dengan pusat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pusat dan keputusannya bisa dilakukan tahun ini sesudah pileg,” ujarnya.

Pihaknya optimis anggaran itu bisa dibahas mendahului PAK, karena sudah melakukan jalin komunikasi secara informal dengan Komisi A.

“Meski belum ada kesepakatan, tapi sudah mendekati adanya kesepahaman kearah pembahasan anggaran sebelum PAK,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, sambungnya, pihaknya akan melanjutkan dengan mengirim surat resmi ke Konisi A yang membidangi pemerintahan dan hukum itu.

Rencananya, pilkades serentak yang akan melibatkan 90 desa itu akan dilaksanakan bulan Oktober atau Nopember tahun ini.  Karena, pada bulan tersebut merupakan waktu longgar dan bisa dilakukan pilkades serentak.

“Rencananya Oktober atau Nopember dilaksanakan pilkades serentak,” pungkasnya. (arif/htn)



Komentar