PortalMadura.com–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Kabupaten Sumenep, Madura, pada Selasa (16/12/2025).
Sebagian besar wilayah Sumenep diprakirakan berawan sepanjang pagi hingga siang, namun ada dua kecamatan yang perlu diwaspadai karena berpotensi hujan ringan sejak dini hari: Kangayan dan Sapeken.
Di Kecamatan Kangayan, hujan ringan terjadi pada pukul 07.00–09.00 WIB, sebelum kondisi berubah menjadi berawan hingga malam
. Sementara di Sapeken, hujan ringan juga terjadi pada jam yang sama, namun pada pukul 10.00 WIB cuaca sempat terpantau “udara kabur” sebelum kembali berawan dan mulai cerah pada pukul 16.00 WIB.
Di luar kedua wilayah tersebut, seluruh kecamatan di Sumenep—seperti Kota Sumenep, Arjasa, Bluto, Ganding, hingga Masalembu—umumnya mengalami kondisi berawan sejak pagi.
Memasuki sore hingga malam, langit di sebagian besar wilayah mulai cerah atau cerah berawan.
Misalnya, di Kecamatan Ganding, Guluk-Guluk, dan Pragaan, cuaca cerah sudah terlihat sejak pukul 19.00 WIB.
Suhu udara hari ini berkisar antara 25°C hingga 32°C. Suhu tertinggi tercatat di Kecamatan Pragaan (32°C), sementara suhu terendah 25°C terjadi di Ganding, Guluk-Guluk, Lenteng, dan Rubaru.
Kelembapan relatif berada di kisaran 61%–92%, dengan Guluk-Guluk dan Ganding mencatat kelembapan tertinggi.
Arah angin dominan bertiup dari barat dan barat laut, dengan kecepatan rata-rata 10–26 km/jam.
Kecamatan Masalembu mencatat kecepatan angin tertinggi, yaitu 25,7 km/jam dari arah barat—kondisi ini perlu diperhatikan oleh nelayan dan pelaku pelayaran di perairan utara Sumenep.
BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumenep hari ini, kecuali potensi hujan ringan di pagi hari di Kangayan dan Sapeken.
Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama yang beraktivitas di luar ruangan pada pagi hari.
Prakiraan cuaca ini berlaku hingga pukul 23.00 WIB dan bersumber dari data resmi BMKG yang dirilis pada Selasa pagi, 16 Desember 2025.
Informasi ini penting bagi petani, nelayan, pelajar, hingga pelaku pariwisata yang tersebar di puluhan kecamatan Sumenep, termasuk pulau-pulau terluar seperti Masalembu dan Ra’as.
Untuk pembaruan terkini, warga Sumenep disarankan memantau situs resmi BMKG atau aplikasi prakiraan cuaca terpercaya.





