PortalMadura.com–Berdasarkan data terbaru dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya yang dirilis pada Jumat, 19 Desember 2025, sebagian besar wilayah Kabupaten Sumenep diperkirakan mengalami hujan ringan sejak pukul 05.00 WIB.
Beberapa kecamatan bahkan diguyur hujan sepanjang hari, sementara wilayah kepulauan seperti Masalembu dan Sapeken berpotensi menghadapi angin sangat kencang.
Hujan Merata Sejak Subuh
Hampir semua kecamatan di daratan Sumenep—termasuk Ambunten, Arjasa, Batang Batang, Batuan, Batuputih, Bluto, Dasuk, Dungkek, Gapura, Guluk-Guluk, Kalianget, Kota Sumenep, Lenteng, Manding, Pasongsongan, Pragaan, dan Rubaru—mengalami hujan ringan sejak dini hari.
Baca Juga:
Kecamatan Arjasa dan Kangayan bahkan diprediksi hujan sepanjang hari, dari pagi hingga malam. Sementara Gayam, Giliginting, Nonggunong, Ra’as, Saronggi, dan Talango mulai hujan sejak pukul 07.00 WIB.
Suhu dan Kelembapan
Suhu udara berkisar antara 24°C hingga 28°C, dengan kelembapan relatif (RH) antara 78% hingga 96%. Kecamatan Kangayan dan Kota Sumenep mencatat kelembapan tertinggi (91–96%), menciptakan kondisi udara yang sangat lembap sepanjang hari.
Angin Kencang di Wilayah Kepulauan
Salah satu poin penting dalam prakiraan cuaca hari ini adalah kecepatan angin tinggi di wilayah kepulauan:
- Masalembu: angin dari arah Barat mencapai 38,1 km/jam—tertinggi di Kabupaten Sumenep.
- Sapeken: kecepatan angin mencapai 24,3 km/jam dari arah Barat.
- Ra’as: angin Barat Daya berhembus kencang hingga 19,1 km/jam.
Kondisi ini berpotensi memengaruhi pelayaran antarpulau. Nelayan dan operator kapal ferry diimbau memantau update cuaca secara berkala.
Udara Kabur di Siang Hari
Pada pukul 10.00 WIB, sejumlah wilayah seperti Ambunten, Batang Batang, Batuputih, Dasuk, Dungkek, Ganding, Masalembu, Nonggunong, dan Pasongsongan mengalami udara kabur akibat tingginya kelembapan pasca-hujan. Fenomena ini dapat mengurangi jarak pandang, terutama di jalur pesisir dan perbukitan.
Rekomendasi dari BMKG
Menghadapi cuaca hari ini, BMKG memberikan imbauan:
- Gunakan jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama pagi hari.
- Nelayan dan pelaku usaha transportasi laut di kepulauan hindari berlayar jika angin melebihi ambang aman.
- Pengendara darat tetap waspada terhadap jalan licin dan jarak pandang terbatas saat udara kabur.
Dengan informasi ini, masyarakat bisa mengatur aktivitas harian secara lebih aman dan efisien.
Selalu pantau update resmi dari BMKG melalui situs web atau aplikasi cuaca terpercaya untuk antisipasi perubahan mendadak.
Ikuti terus berita terbaru kami melalui saluran resmi berikut:





