oleh

Waspada Politik Dinasti Pilkada Sumenep 2020

PortalMadura.Com, Sumenep – Suburnya politik dinasti pada penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 juga menjadi perhatian serius civitas akademika Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unija Sumenep, Dra. Irma Irawati P., M.Si mengingatkan agar mahasiswa dan masyarakat Sumenep tidak terjebak dengan politik dinasti bila tidak ingin menyesal.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

“Jangan sampai kita menyesal pasca penyelenggaraan Pilkada. Jangan sampai mengecewakan kita dari politik dinasti mereka,” ujar Irma sapaan akrab Irma Irawati.

Hal ini disampaikan Irma usai penyelenggaraan kegiatan bertemakan “Pilkada & Implementasi – Good and Clean Governance“, Rabu (23/9/2020) dilingkungan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik bagi mahasiswa dan masyarakat umum via zoom.

zoom
Via zoom

Penyelenggaraan kegiatan tersebut dalam rangka menyambut pelaksanaan Pilkada Sumenep 2020. “Melalui Pilkada ada partisipiasi masyarakat untuk memilih. Itu bentuk kontribusi langsung dari warga,” katanya.

Pasca Pilkada Sumenep 2020, kata dia, masyarakat harus merasakan kemakmuran dan keadilan melalui pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, pihaknya mengharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa sebagai generasi milenial dan menjadi kader bangsa yang dewasa. “Dari sini, mahasiswa harus mampu memutus mata rantai politik uang,” tandasnya.

Pada penyelenggaraan kegiatan tersebut, pihaknya menghadirkan nara sumber, di antaranya, Dylan Hoey (Pejabat Bidang Politik dan Ekonomi Konjen Amerika Serikat), Miftahur Rozaq (KPU Jatim), Anwar Noris (Bawaslu Sumenep), dan Harsen Roy T (analis politik dan kebijakan).(*)

Unija sumenep
Nara sumber

Tonton Juga [Live] Ocehan Dua Generasi Sastrawan Sumenep di PortalMaduraTV

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar