Prediksi Harga Tembakau Sampang Rp30-50 Ribu per Kilogram

Persawahan tembakau Kelurahan Gunung Sekar Kecamatan Kota Sampang
dok. Tanaman tembakau di Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang (Foto. Rafi)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang– Harga tembakau pada musim tanam tahun 2019 belum ada kepastian dari pihak pabrikan. Namun, pihak pemerintah daerah setempat memprediksi pada kisaran Rp30 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram untuk tembakau rajangan kering.

Hal tersebut disampaikan Kabid Perkebunan, Dinas Pertanian (Disperta) Sampang, Abu Yasid, Senin (22/7/2019). “Setelah panen tembakau, harga sudah diketahui dari pabrikan,” katanya.

Pihaknya menyebutkan, para petani tembakau di Sampang mengalami kelambatan tanam sekitar satu bulan lantaran kondisi tanah sangat kering dan harus disiram terlebih dahulu.

“Biasanya musim tanam tembakau pada bulan Mei. Namun, rata-rata petani banyak yang tanam bulan Juni, karena tanah terlalu kering,” terangnya.

Baca Juga:  Waspada Modus Donasi Sekolah, Penipu Catut Kadinsos P3A Sampang

Hal senada disampaikan Kasi Bina Usaha Perdagangan, Promosi dan Pemasaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sampang, Adil, jika harga tembakau belum ditentukan. “Sampai sekarang, harga tembakau di Sampang belum ada ketentuan dari gudang maupun pabrikan,” ujarnya.

Batas harga tembakau dari gudang dan pabrikan diprediksi mencapai Rp 30 sampai 50 ribu per kilogram. “Perkiraan harga itu, sesuai dengan kualitas tembakau. Masing-masing tembakau milik petani tentu tidak sama,” katanya.

Lahan yang dapat ditanami tembakau, berkisar 8-10 ribu hektar. Ditargetkan pada musim tanam tahun ini tanaman tembakau mencapai 5 ribu hektar dengan target 700 kilogram.

Namun, bila merujuk pada data tahun 2016, tanaman tembakau ditargetkan mencapai 5 ribu hektar namun terealisasi hanya 4 ribu hektar.

Baca Juga:  Pakai Mobil Incar, Sampang Terapkan Tilang Elektronik

Lahan yang dapat ditanami tembakau mayoritas menyebar di wilayah utara. Di antaranya, Kecamatan Omben, Karang Penang, Kedungdung, Robatal, Sokobanah, Ketapang sampai Banyuates.

Dan untuk tahun 2019 ini, panen tembakau diperkirakan pada akhir Agustus 2019.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.