PS6 dan Xbox Baru Terancam Mundur, Ini Penyebabnya

Avatar of PortalMadura.com
PS6 dan Xbox Baru Terancam Mundur, Ini Penyebabnya
PS6 dan Xbox Baru Terancam Mundur, Ini Penyebabnya

PortalMadura.comRencana peluncuran konsol game generasi berikutnya dari Sony dan Microsoft bisa jadi harus direvisi. Krisis pasokan RAM global yang memicu lonjakan harga memori dalam beberapa bulan terakhir dikhawatirkan akan menunda peluncuran PlayStation 6 (PS6) dan konsol Xbox generasi baru yang semula dijadwalkan rilis pada 2027–2028.

Menurut laporan Insider Gaming yang dikutip oleh Vice, Rabu (31/12/2025), kelangkaan DRAM—komponen memori vital dalam perangkat elektronik—telah memicu kekhawatiran di kalangan produsen konsol. Situasi ini memaksa Sony dan Microsoft mempertimbangkan dua opsi sulit: menunda peluncuran atau menaikkan harga jual konsol.

Sebelumnya, rumor menyebut Sony berencana memulai produksi PS6 pada pertengahan 2027, dengan peluncuran resmi dijadwalkan November 2027. Namun, kenaikan harga RAM—baik DDR5 untuk sistem utama maupun GDDR7 untuk kartu grafis—telah mempersulit kalkulasi biaya produksi. Komponen-komponen ini juga digunakan secara luas di PC dan laptop, sehingga tekanan permintaan semakin memperparah kelangkaan pasokan.

Meski harga memori terus melonjak, ada harapan bahwa situasi bisa membaik lebih cepat dari perkiraan. Produsen memori raksasa seperti Samsung dan SK Hynix dikabarkan tengah mempercepat peningkatan kapasitas produksi DRAM untuk meredam krisis.

Namun, tidak semua pihak yakin krisis ini akan berlangsung hingga 2027. Leaker teknologi ternama Moore’s Law Is Dead menyatakan masih terlalu dini untuk memastikan apakah kelangkaan RAM akan benar-benar mengganggu jadwal produksi PS6. “Dokumen internal yang saya lihat menunjukkan produksi PS6 tetap dijadwalkan pertengahan 2027. Belum ada indikasi kuat bahwa itu akan berubah,” ujarnya.

Sementara itu, konsumen juga merasakan dampak langsung krisis ini. Harga konsol generasi saat ini—seperti PS5 dan Xbox Series X/S—sudah mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa bulan terakhir, memicu kekhawatiran bahwa generasi berikutnya bisa jadi jauh lebih mahal jika produsen memilih opsi menaikkan harga daripada menunda rilis.

Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada stabilitas rantai pasok memori global dalam 12–18 bulan ke depan. Untuk saat ini, para gamer mungkin harus bersabar lebih lama sebelum bisa merasakan inovasi terbaru dari Sony dan Microsoft.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses