oleh

Run to Give Pertamina EP Sumbang Pengungsi Palu-Donggala

PortalMadura.Com, Luwuk – Kegiatan bertema  Run to Give yang dilakukan Pertamina EP Asset 4 di Luwuk, Kabupaten Bangai, Sulawesi Tengah tak hanya mengeksplore keindahan alam Luwuk Bangai, tetapi juga berhasil menggalang dana kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi di Palu dan Donggala.

Bantuan yang terkumpul dari para penghobi lari dari semua asset Pertamina EP yang memiliki wilayah operasi mulai dari Aceh hingga Papua ini berjumlah Rp 75 juta dan barang kebutuhan pengungsi dengan nilai sekitar Rp
33 juta.

Bantuan untuk korban gempa Palu dan Donggala ini secara  simbolis diterima oleh Kepala Logistik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Banggai, Ais Dato Adam. Menurut rencana Senin (1/10/2018), dana yang terkumpul dari penghobi lari dan manajemen Pertamina EP akan ditransfer ke rekening BPBD Banggai.

“Mudah-mudahan pembuatan rekening dari pihak BPBD bisa selesai Senin hari ini, sehingga kami bisa mentransfer dana yang terkumpul,” kata General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto usai memimpin upacara
Hari Kesaktian Pancasila di Field Donggi Matindok, Senin (1/10/2018).

Agus Amperianto menambahkan, kegiatan Run to Give dimulai dari garis start  di Bukit Teletubbies Luwuk
sejauh 10 KM dengan garis finish di kantor Polsek Luwuk dan dilanjutkan dengan kegiatan bersepeda menyusuri jalanan Kota Luwuk sejauh 5 KM.

Kegiatan dilanjutkan dengan berenang di Pantai Kilo 5 kota luwuk yang dikenal jernih dan indah.

“Jadi semua peserta yang datang dari berbagai wilayah produksi Pertamina EP tidak hanya menikmati keindahan alam Kabupaten Bangai dan memperkuat rasa cinta tanah air, tetapi juga menunjukkan kepedulian pada korban
bencana gempa bumi di Palu dan Donggala,” lanjut Agus Amperianto.

Produksi aman seperti diketahui, Pertamina EP memiliki wilayah kerja  membentang dari Aceh hingga Papua, khusus untuk di wilayah Sulawesi wilayah produksi mereka ada di CPP Donggi dan CPP Matindok.

Dari dua lokasi yang ada di bawah manajemen Pertamina EP Asset 4 ini memiliki kapasitas produksi gas hingga sebesar 105 MMscfd.

“Dari pantauan teman-teman di lapangan, kegiatan produksi di CPP Donggi & CPP Matindok tidak mengalami gangguan paska gempa Palu. Keandalan sumur gas dan fasilitas produksi masih terjaga,” kata Agus
Amperianto.

Dipaparkan saat ini produksi gas di CPP Matindok sebesar 50,64 MMSCFD dari CPP Donggi sebesar 39,87 MMSCFD dan gabungan dari dua CPP tersebut 90,51 MMSCFD, sementara untuk produksi minyak mencapai 896 BOPD atau 111,63%.(*)

Loading...