Saham MicroStrategy (MSTR) Diproyeksi Melonjak 500 Persen Usai Rilis Strategi Modal Baru

Avatar of PortalMadura.com
Saham MicroStrategy (MSTR) Diproyeksi Melonjak 500 Persen Usai Rilis Strategi Modal Baru
Saham MicroStrategy (MSTR) Diproyeksi Melonjak 500 Persen Usai Rilis Strategi Modal Baru

PortalMadura.com – Perusahaan kecerdasan bisnis sekaligus pemegang aset kripto terbesar, MicroStrategy (MSTR), resmi meluncurkan kerangka kerja modal digital terbaru pada Kamis (2/7/2026). Langkah strategis ini dirancang untuk memperkuat struktur keuangan perusahaan di tengah tingginya volatilitas pasar Bitcoin.

Meskipun harga saham MSTR sempat terkoreksi lebih dari 8 persen ke level 84,68 dolar AS pada penutupan perdagangan terakhir, firma riset Benchmark Equity Research justru memberikan proyeksi yang sangat optimistis. Benchmark mempertahankan target harga MSTR di angka 570 dolar AS, yang mencerminkan potensi pertumbuhan hingga lebih dari 500 persen.

Analis Benchmark, Mark Palmer, menjelaskan bahwa kerangka modal baru ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi manajemen MicroStrategy untuk mengoptimalkan struktur keuangan mereka. Perusahaan kini memiliki keleluasaan untuk menerbitkan sekuritas baru saat kondisi pasar membaik, serta melakukan pembelian kembali (*buyback*) saat harga saham dinilai undervalued.

Langkah Mitigasi Risiko dan Rencana Buyback Miliaran Dolar

Guna menopang stabilitas operasional, MicroStrategy mengamankan cadangan dana sebesar 2,55 miliar dolar AS. Alokasi dana ini diklaim cukup untuk menutup kewajiban dividen perusahaan selama 17,4 bulan ke depan.

Selain cadangan dana, manajemen MicroStrategy juga mengumumkan rencana korporasi besar lainnya, meliputi:

  • Program pembelian kembali (*buyback*) saham biasa dengan nilai mencapai 1 miliar dolar AS.
  • Program *buyback* saham preferen senilai 1 miliar dolar AS, yang mencakup seri STRC, STRF, STRD, dan STRK.
  • Otorisasi penjualan sebagian kecil aset Bitcoin (BTC) hingga senilai 1,25 miliar dolar AS dari total kepemilikan 847.363 BTC yang dimiliki perusahaan.

Benchmark menilai bahwa kepanikan pasar terkait potensi penjualan massal Bitcoin oleh MicroStrategy tidak beralasan. Pasalnya, jumlah Bitcoin yang diizinkan untuk dijual tergolong sangat kecil jika dibandingkan dengan total portofolio kripto yang disimpan oleh perusahaan.

Target Harga Analis Terbelah Akibat Volatilitas Bitcoin

Di sisi lain, sentimen dari lembaga finansial global terpantau bervariasi karena pergerakan harga Bitcoin yang fluktuatif tetap menjadi faktor penentu utama bagi kinerja MSTR. TD Cowen tetap menyematkan rekomendasi beli untuk saham MSTR, namun mereka memangkas target harga dari 400 dolar AS menjadi 260 dolar AS akibat revisi proyeksi jangka panjang terhadap harga Bitcoin.

Langkah serupa diambil oleh Canaccord Genuity yang menurunkan target harga 12 bulan MSTR dari 163 dolar AS menjadi 130 dolar AS dengan mempertahankan rating beli. Canaccord menyoroti bahwa model akumulasi Bitcoin yang diterapkan MicroStrategy akan jauh lebih efektif dan agresif saat pasar bergerak naik (*bullish*) ketimbang saat pasar mengalami tekanan bearish.

Peluncuran skema modal baru ini diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan bagi MicroStrategy untuk meminimalkan risiko dilusi saham, menjaga kepercayaan investor, serta mempertahankan stabilitas nilai aset bersih perusahaan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses