SUMENEP (PortalMadura) – Sebagian warga diwilayah Utara Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur menyambut kedatangan Jamaah Haji atau tamu Allah dari Mekkah dengan cara menggelar pesta Balon Udara atau yang sering disebut ‘Damar Korong’.
Salah satunya dilakukan oleh warga Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Sumenep, saat Haji Ahmad Imam dan istrinya Hajja Yanti baru datang dari Mekkah, Kamis (7/11/2013). Sedikitnya, 300 lampion udara siap untuk dilepas.
“Sudah menjadi tradisi mas. Kalau ada warga disini yang datang dari Mekkah. Ratusan Damar Korong siap di lepas ke udara,” kata Syafiuddin (41), salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Damar Korong, kata dia, dibuat dari kertas layang-layang dibentuk melonjong dan bingkai dari bambu. Sumbuh yang digunakan dari kain bekas yang berbahan kapas. “Fungsi sumbuh agar saat dibakar mampu menghasilkan keseimbangan terbang dan tekanan udara keatas,” terangnya.
Dia menjelaskan, agar damar Korong itu terbang lama di udara, maka minyak yang digunakan hasil buatan sendiri yakni dari minyak nyamplung yang dicampur dengan minyak tanah. “Kalau minyak nyamplung terbangnya pasti lama, bisa jadi Damar Korong itu sampai sulit dilihat dari tingginya terbang,” terangnya.
Arah dan kecepatan angin, juga menentukan keseimbangan terbangnya Damar Korong. Biasanya, masyarakat melepas disaat tekanan udara normal. Sehingga untuk menerbangkan lampion udara tersebut tidak sulit.
“Kalau saat terjadi angin ribut, ya tidak bisa melepas Damar Korong, mas!, bisa tidak seimbang dan terbakar,” ujarnya.
Warga lainnya, Roni mengatakan, jika peyambutan jamaah haji itu selalu dikonvoi menggunakan ratusan sepeda motor. Barisan motor tersebut berada paling depan. Lalu dibelakangnya mobil yang dinaiki jamaah haji yang baru datang. “Tidak hanya itu, mas. Puluhan mobil juga ikut konvoi dibelakang mobil yang ditumpangi bapak atau ibu haji itu,” terangnya.
Bentuk pesta lainnya, warga juga membakar ribuan petasan. Bunyi petasan menyeruak di udara ditengah bunyi musik islami yang menggunakan sound syistem dengan besaran watt power amplifier lebih dari 3.000.(sanca/htn).