Sepeda Motor Anda Sering Mati Mendadak? Kenali 3 Penyebabnya di Sini!

  • Bagikan
motor mati mendadak
ilustrasi

PortalMadura.Com – Kendaraan bermotor sama halnya dengan alat-alat lainnya yang terkadang sering bermasalah, apalagi jika jarang dirawat atau service. Nah, salah satu permasalahan sepeda motor yang paling merepotkan adalah mati mendadak. Hal ini tentu sangat membahayakan.

Pasalnya, jika Anda sedang ada di tengah jalan, tiba-tiba sepeda motor mati, maka risiko kecelakaan bisa terjadi. Kendaraan Anda bisa tertabrak kendaraan lain yang ada di belakang, karena tidak sempat mengerem akibat jaraknya terlalu dekat.

Menurut pemilik bengkel sepeda motor JDM, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Joko, ada beberapa sebab mengapa hal ini bisa terjadi. Yang jelas, jika mati mendadak, masalahnya bukan terletak pada filter udara yang kotor.

“Kalau filter udara kotor, itu gejala motornya brebet dulu. Motornya tidak langsung mati,” ujarnya.

Berikut tiga penyebab sepeda motor mati mendadak menurut Joko:

Klep kotor
Salah satu penyebab utama mengapa motor bisa mati mendadak adalah karena kehilangan kompresi. Menurut joko, hilang kompresi ini disebabkan karena valve, atau yang bahasa bengkelnya ‘klep’, tidak lagi bersih.

“Kalau matik, kebanyakan karena klepnya kotor,” terangnya.

Joko menjelaskan, kompresi yang baik terjadi saat klep menutup secara sempurna. Pada klep yang kotor, penutupan itu tidak terjadi sempurna. Ini membuat kompresi bocor. Kotorannya itu sendiri disebabkan karena kerak karbon sisa pembakaran bahan bakar yang kualitasnya kurang baik. Ini biasanya terjadi pada bahan bakar yang punya RON rendah.

Busi
Penyebab kedua, yaitu masalah pada busi. “Biasanya karena busi korslet. Jadi apinya nyebar, padahal idealnya api fokus di satu titik. Atau malah api tidak nyala sama sekali,” uajrnya.

Secara lebih luas, ini berkaitan dengan komponen pengapian. Percikan api pada pengapian fungsinya adalah membakar uap bahan bakar yang diinjeksikan ke ruang pembakaran.

Sebagaimana diketahui, pembakaran yang baik terjadi saat kombinasi antara api, bahan bakar, dan udara, tercampur dengan sempurna.

Joko melanjutkan, meski paling umum terletak pada aki, namun mungkin juga pengapian rusak disebabkan karena komponen seperti koil, CDI, hingga sepul, juga bermasalah.

Karburator
Penyebab terakhir jika motor mati mendadak adalah karburator. “Motor juga bisa mati mendadak kalau karburator kena air,” terangnya.

Air sendiri bisa masuk ke karburator biasanya melalui celah tali gas (tali choke). Umumnya tali ini dilengkapi tutup karet. Air bisa masuk kalau tutup karetnya getas.

Jika hal ini terjadi, yang dapat dilakukan tentu saja dengan mengeluarkan air tersebut. Caranya, pertama-tama tutup keran bensin yang menuju karbu. Kemudian kendurkan baut pembuangan bensin. “Air keluar, mungkin juga sama sisa bensin,” tambahnya.

Jika sudah dipastikan air benar-benar terkuras, maka kemudian kencangkan lagi baut saluran pembuangan itu. “Starter motor pakai kick starter,” tutupnya.

Itulah tiga penyebab sepeda motor mati mendadak yang perlu pengguna ketahui. Selain itu, Anda perlu rajin merawat kendaraan kesayangan Anda agar permasalahan lainnya tidak terjadi. (liputan6.com/Salimah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.