oleh

Suporter PSMS Medan Nyanyikan Lagu Rasis Untuk Kiper Madura United

PortalMadura.Com, Medan – Kelompok suporter PSMS Medan menyanyikan lagu-lagu rasis saat timnya menjamu Madura United di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (17/11/2018) sore.

Nyanyian yang tidak perlu dicontoh oleh suporter lain tersebut ditujukan kepada kiper tim tamu, Satria Tama Hardianto yang bertugas di bawah mistar. Hal itu dimaksudkan untuk mengganggu konsentrasi tim lawan.

Baca Juga : Sempat Unggul 3 Gol, Madura United Harus Rela Berbagi Poin dengan PSMS Medan

Akibat kata-kata rasis oleh oknum kelompok suporter tersebut terpaksa wasit beberapa kali menghentikan jalannya pertandingan hingga suporter suportif kembali.

“Terdapat nyanyian rasis yang ditujukan terhadap Satria Tama, yaitu menyebutnya anjing hingga pertandingan dihentikan,” demikian laporan Media Officer Madura United, Tabri S. Munir langsung dari Kota Medan.

Meskipun demikian, MO Madura United tetap mendoakan agar PSMS Medan tidak terdegradasi dari Liga 1 2018 yang saat ini berada di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi 34 poin dari 30 pertandingan agar tidak bergantung pada perolehan tim lain.

Pada pertandingan yang kick off pukul 15.30 WIB tersebut, Madura United sempat unggul 3-0 di babak pertama melalui gol Munhar, Asep Berlian dan Engelberd Sani. Tetapi pada babak kedua, PSMS Medan mampu menyamakan kedudukan melalui gol Freets Butuan, A. Nugroho dan Felipe Martins.

Atas hasil ini, Madura United harus rela berbagi poin dengan tuan rumah meskipun sempat unggul tiga gol di babak pertama. Sehingga tim dengan julukan Laskar Sape Kerrab ini tertahan di peringkat ketujuh dengan raihan 44 poin dari 31 laga. (Marzukiy/Anek)