<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Budaya &#8211; PortalMadura.com</title>
	<atom:link href="https://portalmadura.com/tag/budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<description>Situs Berita Madura Terkini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jan 2026 09:34:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-Logo-PortalMadura-1-32x32.webp</url>
	<title>Budaya &#8211; PortalMadura.com</title>
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sitok Srengenge Kembali Jadi Sorotan usai Foto Bareng Sal Priadi, Kasus 2013 Belum Tuntas</title>
		<link>https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 09:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[hukum Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[isu sosial]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kekerasan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa UI]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Sal Priadi]]></category>
		<category><![CDATA[sastrawan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sitok Srengenge]]></category>
		<category><![CDATA[Super League]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=327626</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/">Sitok Srengenge Kembali Jadi Sorotan usai Foto Bareng Sal Priadi, Kasus 2013 Belum Tuntas</a></p>
<p>PortalMadura.com-Nama sastrawan Sitok Srengenge kembali mencuat di media sosial setelah berfoto bersama musisi Sal Priadi,...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/">Sitok Srengenge Kembali Jadi Sorotan usai Foto Bareng Sal Priadi, Kasus 2013 Belum Tuntas</a></p>
<p class="qwen-markdown-paragraph" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i25.41fb5171ivhJ4f"><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong>Nama sastrawan Sitok Srengenge kembali mencuat di media sosial setelah berfoto bersama musisi Sal Priadi, memicu reaksi luas warganet. Publikasi foto itu membangkitkan kembali sorotan terhadap kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan pada 2013—sebuah perkara hukum yang hingga kini belum tuntas di pengadilan.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Foto tersebut diunggah oleh Sitok sendiri pada 17 November 2025 di akun Instagram pribadinya, menampilkan momen santai bersama Sal Priadi di sebuah ruangan yang diduga rumah pribadi. Caption unggahan itu menyebut pertemuan mereka sebagai diskusi soal puisi, lirik lagu, dan “sisi gelap kesenian”. Namun, publik justru fokus pada latar belakang hukum Sitok yang kontroversial.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph"><strong class="qwen-markdown-strong">Profil Seniman dengan Riwayat Hukum Rumit</strong></p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Lahir di Demak, 22 Agustus 1965, dengan nama asli Sunarto, Sitok Srengenge dikenal sebagai penyair, penulis esai, novelis, dan tokoh teater. Karyanya telah diterbitkan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Belanda, dan Australia. Salah satu kumpulan puisinya, <em>Secrets Need Words</em>, bahkan diterbitkan oleh Ohio University Press pada 2001.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Ia aktif di lingkaran seni Jakarta sejak akhir 1980-an, magang di bawah arahan W.S. Rendra, Arifin C. Noer, dan Teguh Karya. Sitok juga tercatat sebagai alumni program penulisan internasional di University of Iowa dan Hong Kong Baptist University.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Pada tahun 2000, <em>Asiaweek</em> memasukkannya dalam daftar “20 Leaders for the Millennium” di bidang budaya Asia. Ia juga dikenal sebagai sutradara teater, pendiri penerbit Katakita, dan pengajar di berbagai forum seni.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph"><strong class="qwen-markdown-strong">Kasus Hukum yang Belum Tuntas Sejak 2013</strong></p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Kemilau karier Sitok ternoda ketika seorang mahasiswi Universitas Indonesia berinisial RW melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada 29 November 2013 atas dugaan kekerasan seksual. Korban, yang saat itu sedang hamil tujuh bulan, mengaku dipaksa berhubungan intim oleh Sitok sejak Maret 2013. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/4245/XI/2013/PMJ/Ditreskrimum.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Awalnya, polisi enggan menaikkan status Sitok menjadi tersangka, dengan alasan “hubungan terjadi berulang kali”, sehingga dianggap tak memenuhi unsur pidana. Namun, setelah pemeriksaan mendalam terhadap 11 saksi dan konsultasi dengan berbagai ahli—termasuk kriminolog, psikolog, dan ahli hukum perempuan—penyidik akhirnya menetapkan Sitok sebagai tersangka pada 6 Oktober 2014.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Ia dijerat dengan Pasal 285, 286, dan 294 ayat (2) KUHP tentang persetubuhan dan pencabulan dalam relasi kuasa.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Namun, proses hukum kemudian terhambat. Berkas perkara bolak-balik antara Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Pada April dan Agustus 2015, berkas dikembalikan karena dianggap belum lengkap (P-19). Hingga awal 2016, perkara belum mencapai tahap pelimpahan ke pengadilan (P-21).</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Aksi mahasiswa UI yang tergabung dalam “Gerakan Adili Sitok” sempat menuntut percepatan proses hukum, tetapi hingga kini—lebih dari 12 tahun sejak laporan awal—kasus tersebut tetap mangkrak.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph"><strong class="qwen-markdown-strong">Reaksi Publik terhadap Viralnya Foto</strong></p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Kemunculan foto Sitok bersama Sal Priadi pada akhir 2025 memicu gelombang kritik di platform X. Banyak warganet menilai kolaborasi atau interaksi publik dengan figur yang terlibat dugaan kekerasan seksual—meski belum divonis—berpotensi menormalisasi pelaku dan melukai korban.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Sal Priadi sendiri telah memberikan klarifikasi pada 31 Desember 2025, menegaskan bahwa pertemuan terjadi secara tidak sengaja saat mengunjungi anak Sitok. Ia juga menyesalkan ketidaktahuannya soal kasus hukum tersebut dan menegaskan tidak akan membela pelaku kekerasan seksual.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i26.41fb5171ivhJ4f">Namun, insiden ini kembali menyoroti pentingnya tanggung jawab publik figur terkenal dalam memilih lingkaran pergaulan—terutama ketika menyangkut isu sensitif seperti kekerasan berbasis gender.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sal Priadi Banjir Kritik usai Foto Bareng Sitok Srengenge, Langsung Minta Maaf</title>
		<link>https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 09:27:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[isu sosial]]></category>
		<category><![CDATA[kasus hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[musisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sal Priadi]]></category>
		<category><![CDATA[Sitok Srengenge]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=327619</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/">Sal Priadi Banjir Kritik usai Foto Bareng Sitok Srengenge, Langsung Minta Maaf</a></p>
<p>PortalMadura.com-Musisi Sal Priadi menjadi sorotan warganet setelah foto dirinya bersama penyair Sitok Srengenge beredar luas...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/">Sal Priadi Banjir Kritik usai Foto Bareng Sitok Srengenge, Langsung Minta Maaf</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong>Musisi Sal Priadi menjadi sorotan warganet setelah foto dirinya bersama penyair Sitok Srengenge beredar luas di media sosial. Foto tersebut memicu gelombang kritik tajam karena Sitok diketahui memiliki dugaan kasus kekerasan seksual yang belum tuntas secara hukum sejak 2013.</p>
<p>Foto yang kini <a href="https://portalmadura.com/viral/">Viral</a> sebenarnya diunggah oleh Sitok Srengenge sendiri pada 17 November 2025 di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, Sal tampak berfoto santai dengan Sitok di dalam ruangan yang diduga merupakan rumah pribadi. Sitok menyebut pertemuan tersebut sebagai diskusi seni yang melibatkan obrolan soal lirik lagu, puisi, dan “aspek berbahaya dari kesenian”. Ia juga menulis bahwa Sal sempat membacakan puisi sementara dirinya menyimak sambil berbaring.</p>
<p>Namun, publik langsung bereaksi keras. Nama Sal Priadi sempat menjadi trending topic di platform X (sebelumnya Twitter) dengan beragam kritik yang mempertanyakan kepekaannya terhadap isu kekerasan seksual. Banyak netizen menilai tindakan berfoto dengan figur bermasalah seperti Sitok berpotensi menormalisasi pelaku dugaan kejahatan seksual, terutama di mata penggemar muda Sal yang dikenal lewat lagu populer “Gala Bunga Matahari”.</p>
<p>Aktivis kesetaraan gender dan pegiat hak perempuan juga turut menyuarakan kekecewaan. Mereka menekankan bahwa selebriti memiliki tanggung jawab moral untuk tidak memberikan legitimasi—secara sadar maupun tidak—kepada individu yang terlibat dalam dugaan kekerasan seksual.</p>
<p>Menanggapi kritik yang terus mengalir, Sal Priadi akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun X-nya pada Rabu, 31 Desember 2025. Ia menjelaskan bahwa kunjungannya sebenarnya ditujukan ke rumah anak Sitok Srengenge, bukan untuk bertemu langsung sang penyair.</p>
<p>&#8220;Saya main ke rumah anaknya, masuk rumahnya ada bapak dan ibunya, ngobrol selayaknya tamu, lalu diajak foto,&#8221; tulis Sal. Ia mengaku baru mengetahui kasus hukum yang melibatkan Sitok setelah foto tersebut viral.</p>
<p>Sal tegas menegaskan sikapnya: “Mengetahui hal yang beredar, ternyata sudah jadi urusan hukum. Sikap saya clear, saya ga bela.” Bahkan, ia menggunakan kata kasar dalam pernyataannya untuk menunjukkan ketidaksukaannya terhadap pelaku kekerasan seksual. Ia juga meminta maaf dan berjanji akan lebih bijak di masa depan. “Saya akan lebih bijak menerima ajakan foto ya, thanks,” tutupnya.</p>
<p>Profil Singkat Sitok Srengenge<br />
Sitok Srengenge, bernama asli Sunarto (lahir 22 Agustus 1965), dikenal sebagai penyair dan budayawan senior. Karier seninya dimulai di Bengkel Teater Rendra pada 1980-an. Karyanya pernah dipublikasikan di berbagai negara, dan pada 2000 ia disebut Asiaweek sebagai salah satu pemimpin milenium di bidang budaya Asia.</p>
<p>Namun reputasinya tercoreng pada November 2013, ketika seorang mahasiswi melaporkannya ke Polda Metro Jaya atas dugaan kekerasan seksual yang berlangsung sejak Maret 2013. Korban, yang saat itu hamil tujuh bulan, mengaku dipaksa berhubungan intim berulang kali. Dua perempuan lain juga memberikan kesaksian serupa.</p>
<p>Pada 6 Oktober 2014, Sitok resmi ditetapkan sebagai tersangka dengan dakwaan berdasarkan Pasal 286, 294 ayat 2, dan 335 KUHP. Namun proses hukumnya tersendat: berkas perkara sempat dikembalikan dua kali oleh kejaksaan karena dianggap belum lengkap, dan hingga kini kasus tersebut belum sampai ke persidangan.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Memperkenalkan Budaya Pada Anak Sebagai Generasi Penerus Bangsa</title>
		<link>https://portalmadura.com/pentingnya-memperkenalkan-budaya-pada-anak-sebagai-generasi-penerus-bangsa-234998/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/pentingnya-memperkenalkan-budaya-pada-anak-sebagai-generasi-penerus-bangsa-234998/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2020 00:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Sebagai Penerus Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Memperkenalkan Budaya Pada Anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=234998</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/pentingnya-memperkenalkan-budaya-pada-anak-sebagai-generasi-penerus-bangsa-234998/">Pentingnya Memperkenalkan Budaya Pada Anak Sebagai Generasi Penerus Bangsa</a></p>
<p>PortalMadura.com &#8211; Mengenalkan budaya bangsa kepada anak akan menumbuhkan kesadaran anak akan pentingnya mencintai budaya...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/pentingnya-memperkenalkan-budaya-pada-anak-sebagai-generasi-penerus-bangsa-234998/">Pentingnya Memperkenalkan Budaya Pada Anak Sebagai Generasi Penerus Bangsa</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a></strong> &#8211; Mengenalkan budaya bangsa kepada anak akan menumbuhkan kesadaran anak akan pentingnya mencintai budaya bangsa.</p>
<p>Dilansir dari laman <em>Kompasiana.Com</em>, Senin (13/7/2020) pentingnya memperkenalkan budaya pada anak sejak dini.</p>
<p>Anda sebagai orang tua harus bisa memperkenalkan budaya sejak dini. Jika anak tidak dikenalkan budaya bangsanya sendiri akan sulit membuat diri anak untuk mencintai bangsa dan negaranya. Jika anak mencintai atau hanya sekedar tahu saja keindahan beragam budaya yang ada di Indonesia ini, namun dari keluarga sendiri saja tidak tahu, maka hal tersebut akan sulit.</p>
<p>Keluarga berperan sangat penting dalam pengenalan budaya bangsa ini. Indonesia ini memiliki berbagai macam pulau, yang di dalamnya tentu memilki seni budaya yang beragam. Berbicara budaya atau kebudayaan tentu tidak akan jauh dari yang namanya masyarakat. Kebudayaan sendiri merupakan sesuatu yang turun-temurun dari generasi ke generasi yang lain.</p>
<p>Perlu Anda ketahui bahwa berbahasa kepada orang tua, kepada teman sebaya, kepada yang lebih muda itu memiliki tingkatan tersendiri. Pengenalan budaya pada bangsa itu sendiri sebenarnya dapat di kenalkan pada anak lewat nilai terkecil yang ada dalam keluarga, misalnya saja mengenai sopan santun, mengenai etika mengucapkan &#8220;terimakasih&#8221; jika sudah menerima bantuan dari orang lain, mengucapkan &#8220;maaf&#8221; jika sudah melakukan kesalahan.</p>
<p>Apabila budaya dasar yang sudah di terapkan dalam keluarga tersebut sudah melekat pada diri anak, tentunya hal ini akan mempermudah orang tua dalam mengenalkan beragam seni budaya Indonesia lainnya. Mengenalkan budaya pada anak usia dini, Dapat dilakukan melalui memperlihatkan gambar gambar kesenian, mengajak praktek langsung anak pada permaian tradisional, atau bisa lagi dengan mengajak anak berkunjung di museum, mengajak anak berkunjung melihat candi-candi dan masih banyak lagi.</p>
<p>Selain itu Mengenalkan budaya yang ada di Indonesia dapat dilakukan orang tua seperti, menyuruh anak mengikuti ekstrakulikuler tari daerah, atau seni budaya yang lainnya. Jika sejak dini, anak sudah mampu mempraktekan salah satu seni budaya yang ia ketahui, seperti dapat menari tari daerahnya, dapat bermain seni dari macam-macam daerahnya , dari situlah hal tersebut dapat menumbuhkan rasa cintanya pada bangsanya sendiri.</p>
<p>Selain menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negaranya melalui beragam seni budaya tersebut, Anda dapat memberi pengertian dan dukungan pada anak mengenai seni apa yang ingin dikembangkan, seni budaya mana yang ingin anak perdalam, setelah memberikan pengertian dan dukungan pada anak, Anda dapat memberikan sebuah kesempatan pada anak untuk memilih atau memutuskan sendiri seni budaya yang ia ingin perdalam, hal ini juga akan melahirkan sikap tanggung jawap pada anak untuk menjaga budaya yang terdapat di negara itu sendiri.</p>
<p>Mengenalkan budaya kepada anak sejak dini akan mengajarkan anak kita bersentuhan langsung pada budaya. Sehingga akan menjadi generasi yang bangga dengan budaya bangsa sendiri, mencintai, dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya serta bisa mengembangkan sikap menghargai keberagaman budaya bangsa.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/pentingnya-memperkenalkan-budaya-pada-anak-sebagai-generasi-penerus-bangsa-234998/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>13 Negara Tampilkan Budaya Pada Ajang Alkahfi Intercultural Fair</title>
		<link>https://portalmadura.com/13-negara-tampilkan-budaya-pada-ajang-alkahfi-intercultural-fair-50887/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/13-negara-tampilkan-budaya-pada-ajang-alkahfi-intercultural-fair-50887/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 May 2016 06:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[AIF]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://portalmadura.com/?p=50887</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/13-negara-tampilkan-budaya-pada-ajang-alkahfi-intercultural-fair-50887/">13 Negara Tampilkan Budaya Pada Ajang Alkahfi Intercultural Fair</a></p>
<p>PortalMadura.com &#8211; Sebanyak 13 seni budaya dari 13 Negara akan tampil dalam ajang Alkahfi Intercultural...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/13-negara-tampilkan-budaya-pada-ajang-alkahfi-intercultural-fair-50887/">13 Negara Tampilkan Budaya Pada Ajang Alkahfi Intercultural Fair</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a></strong> &#8211; Sebanyak 13 seni budaya dari 13 Negara akan tampil dalam ajang Alkahfi Intercultural Fair (AIF) sekaligus harlah pesantren tertua di Jawa Tengah, Alkahfi Kebumen, yang ke 564 tahun.</p>
<p>Ketua panitia AIF, Agung Widhianto menjelaskan, negara-negara yang dipastikan tampil di pesantren yang berdiri sejak 25 Sya’ban 879 hijriah ini, diantaranya dari Spanyol dengan penampilan Flamenco, Turki dengan penampilan dansa Sufi, Italia dengan penampilan Tarantella, Inggris dengan seni dansa Morris, serta dari Negara China, Afganistan, Vietnam, dan Palestina.</p>
<p>&#8220;Acara ini membawa tujuan From Pesantren For The World,&#8221; katanya dalam rilisnya, Kamis (19/5/2016).</p>
<p>Menurut Agung, acara seni budaya dari berbagai Negara ini merupakan sarana ajang ta’aruf sekaligus internasionalisasi santri dalam pentas dunia. Selain itu, acara yang akan diselenggarakan dilapangan pesantren Alkahfi Somalangu, Kebumen, Jawa Tengah ini, juga. dimaksudkan untuk membangun Interaksi antara dunia pesantren dengan komunitas Internasional.</p>
<p>&#8220;Harapannya nilai-nilai kepesantrenan yang ada di Indonesia ini bisa dikenal oleh masyarakat internasional,&#8221; kata Agung yang juga ketua Komunitas Peduli Anak ini.</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan ketua dewan pengurus pesantren Alkahsi, Ust. Sobirin. Dikatakan, acara AIF selain untuk menggairahkan spirit santri agar berwawasan global juga sebagai ikhtiar pesantren dalam membantu pemerintah Indonesia guna memperkuat hubungan diplomasi Indonesia dengan negara-negara lain.</p>
<p>&#8220;Ini acara pertama kami, ke depan ini akan rutin. Karena dengan santri berinteraksi dengan seni budaya dunia, harapannya baik santri maupun masyarakat Internasional bisa saling mengenal. Karena ada istilah tak kenal tak sayang, sehingga dengan saling mengenal dan saling berkomunikasi maka akan terjalin cinta,&#8221; paparnya.</p>
<p>Acara akan diikuti sedikitnya 30 ribu audien ini berlangsung pada Minggu, 29 Mei 2016. Acara ini dimulai sejak 08.00 Wib sampai 24.00 Wib .</p>
<p>Selain menampilkan seni budaya dari berbagai Negara, AIF juga menggelar malam selebrasi dan diskusi internasional yang diselenggarakan di lapangan terbuka.</p>
<p>Dipastikan tampil sebagai pembicara diantaranya Gus Wahyu NH Aly (ketua umum Kiai Muda Indonesia), Hariqo Wibawa Satria (koordinator relawan Komunitas Peduli ASEAN), dan M. Fatkhul Mashkur (Hubungan Internasional PP. GP. ANSOR). <strong>(rls/choir)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/13-negara-tampilkan-budaya-pada-ajang-alkahfi-intercultural-fair-50887/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampung Budaya Sunda Paseban Gelar Silaturahim Budaya</title>
		<link>https://portalmadura.com/kampung-budaya-sunda-paseban-gelar-silaturahim-budaya-49325/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/kampung-budaya-sunda-paseban-gelar-silaturahim-budaya-49325/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2016 06:42:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Citizen Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Silaturrahmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://portalmadura.com/?p=49325</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/kampung-budaya-sunda-paseban-gelar-silaturahim-budaya-49325/">Kampung Budaya Sunda Paseban Gelar Silaturahim Budaya</a></p>
<p>PortalMadura.com, Bogor &#8211; Kampung Budaya Sunda Paseban menggelar Silaturahim Budaya dalam rangka mengenang wafatnya Penyair...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/kampung-budaya-sunda-paseban-gelar-silaturahim-budaya-49325/">Kampung Budaya Sunda Paseban Gelar Silaturahim Budaya</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, Bogor</strong> &#8211; Kampung Budaya Sunda Paseban menggelar Silaturahim Budaya dalam rangka mengenang wafatnya Penyair Chairil Anwar dan dua tahun wafatnya Maestro Biola Indonesia, Idris Sadri.</p>
<p>Acara itu berlangsung Kamis (28/4/2016), pukul 13.00 WIB di Kampung Budaya Sunda Paseban Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.</p>
<p>Rangkaian acara berisi doa bersama, pertunjukan kecapi suling, baca puisi, musikalisasi puisi, melukis, dan ramah tamah.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut hadir sejumlah sastrawan, budayawan dan seniman, di antaranya; Taufiq Ismail, Fadli Zon, Pasha &#8220;Ungu&#8221;, Jatnika Naggamiharja, Santi Sardi, Fryda Lucyana, Abrory Djabbar, Iman Sholeh, Ari Malibu, Yoes Rizal, Linda Djalil, Jamal D. Rahman, dan Yudhi Soenarto.</p>
<p>Chairil Anwar adalah penyair Indonesia yang lahir di Medan, 26 Juli 1922 dan wafat di Jakarta pada tanggal 28 April 1949. Kritikus H.B Jassin menobatkannya sebagai pelopor Angkatan ’45 bersama Asrul Sani dan Rivai Apin.</p>
<p>Sementara Maestro Biola Idris Sardi lahir di Jakarta, 7 Juni 1938 dan wafat di Cimanggis, Depok, 28 April 2014. Semasa hidupnya, Idris Sardi pernah meraih sejumlah penghargaan sebagai komponis, ilustrator musik untuk film, dan Piala Citra untuk Penata Musik Terbaik, di antaranya dalam film &#8220;Pengantin Remaja&#8221; (1971), &#8220;Perkawinan&#8221; (1973), &#8220;Cinta Pertama&#8221; (1974), &#8220;Doea Tanda Mata&#8221; (1985).</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini salah satu bentuk apresiasi Kampung Budaya Sunda Paseban terhadap almarhum Chairil Anwar dan Idris Sardi yang sudah berjasa dalam dunia kesusasteraan dan kesenian Indonesia,&#8221; ujar Fadli Zon, salah seorang pendiri Kampung Budaya Sunda Paseban, Kamis (28/4).</p>
<p>Sebagai kantong budaya di Tanah Pasundan, Kampung Budaya Sunda Paseban secara rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan kesenian dan kebudayaan.</p>
<p>Lokasi Kampung Budaya Sunda Paseban terletak di Bukit Paseban, Desa Megamendung-sekitar area Puncak-Kabupaten Bogor. Kampung budaya ini dibangun sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas masyarakat Sunda.</p>
<p>Tempat ini telah menjadi sarana bagi pengunjung untuk belajar, melihat, dan merasakan secara langsung sebagian dari budaya Sunda yang kaya, seperti asrsitektur tradisional Sunda, seni pertanian sekaligus flora yang ada di Sunda, musik tradisional, penampilan seni rupa dan tari, tradisional music painting and performing arts, seni bela diri, senjata tradisional, makanan tradisional dan gaya hidup masyarakat Sunda.<strong> (rel/choir)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/kampung-budaya-sunda-paseban-gelar-silaturahim-budaya-49325/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekda Sumenep Serahkan Uang Pembinaan dan Piala Pada Group Musik Saronen Sumenep</title>
		<link>https://portalmadura.com/sekda-sumenep-serahkan-uang-pembinaan-dan-piala-pada-group-musik-saronen-sumenep-37850/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/sekda-sumenep-serahkan-uang-pembinaan-dan-piala-pada-group-musik-saronen-sumenep-37850/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2015 11:06:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[hari festival]]></category>
		<category><![CDATA[musik saronen]]></category>
		<category><![CDATA[Penetapan]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://portalmadura.com/?p=37850</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sekda-sumenep-serahkan-uang-pembinaan-dan-piala-pada-group-musik-saronen-sumenep-37850/">Sekda Sumenep Serahkan Uang Pembinaan dan Piala Pada Group Musik Saronen Sumenep</a></p>
<p>PortalMadura.com, Sumenep &#8211; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Hadi Soetarto menyerahkan uang pembinaan dan piala serta...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sekda-sumenep-serahkan-uang-pembinaan-dan-piala-pada-group-musik-saronen-sumenep-37850/">Sekda Sumenep Serahkan Uang Pembinaan dan Piala Pada Group Musik Saronen Sumenep</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sumenep/">Sumenep</a></strong> &#8211; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Hadi Soetarto menyerahkan uang pembinaan dan piala serta piagam penghargaan pada group musik saronen yang ikut serta dalam penetapan hari festival musik saronen di Sumenep, Sabtu (10/10/2015).</p>
<p>Ketua Panitia prosesi penetapan hari festival musik saronen di Sumenep, A Rahman mengatakan, pemberian uang pembinaan tersebut dimaksudkan agar group saronen tetap aksis dan menjaga kelestarian musik tradisional saronen.</p>
<p>&#8220;Kami berharap dengan penetapan hari festival musik saronen tanggal 10 Oktober, para group saronen semakin kreatif, sehingga mampu dijual untuk kebutuhan industri musik,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, ini baru awal menggagas dan kali pertama di Kabupaten Sumenep ada penetapan hari festival musik sarponen. &#8220;Semoga menjadi awal berkembangnya musik saronen yang mampu membawa kejayaan musik tradisional di era mendatang,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Acara yang ditempatkan di Depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, Jl. Panglima Sudirman tersebut kerjasama dengan Disbudparpora Sumenep dalam rangkaian peringatan hari jadi Sumenep ke 746 tahun 2015 dan HUT ke 2 PortalMadura.Com.</p>
<p>Didukung MH Said Abdullah, PWI Sumenep, HCML dan SKK Migas serta Ikatan Duta Kampus Unija Sumenep.<strong><br />
(fir/har)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/sekda-sumenep-serahkan-uang-pembinaan-dan-piala-pada-group-musik-saronen-sumenep-37850/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Prosesi Penetapan Hari Festival Musik Saronen di Sumenep</title>
		<link>https://portalmadura.com/ini-prosesi-penetapan-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37844/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/ini-prosesi-penetapan-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37844/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2015 10:44:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[festival musik saronen]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://portalmadura.com/?p=37844</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/ini-prosesi-penetapan-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37844/">Ini Prosesi Penetapan Hari Festival Musik Saronen di Sumenep</a></p>
<p>PortalMadura.com, Sumenep &#8211; Prosesi penetapan &#8220;Hari Festival Musik Saronen&#8221; di Kabupaten Sumenep, madura, Jawa Timur...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/ini-prosesi-penetapan-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37844/">Ini Prosesi Penetapan Hari Festival Musik Saronen di Sumenep</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sumenep/">Sumenep</a></strong> &#8211; Prosesi penetapan &#8220;Hari Festival Musik Saronen&#8221; di Kabupaten Sumenep, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur ditandai dengan pemberian santunan secara simbolis kepada dua anak yatim oleh Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Sidik.</p>
<p>Dua anak yatim itu, Safirullah dan Rosyifah, asal Desa Nyapar, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep dan dilanjutkan dengan penyerahan &#8216;Penjung&#8217; kepada &#8216;Tandheng Lakek&#8217; Saronen Sumenep, Risdum asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, yang didampingi &#8216;Tandheng binik&#8217; Ismayanti.</p>
<p>Keduanya menggunakan pakaian adat masyarakat Sumenep, yakni sakera dan marlena. Setelah &#8216;penjung&#8217; dileher, musik saronen mengiringi keduanya mempersembahkan &#8216;Tandheng&#8217; dengan gerakan yang lazimnya diperagakan pada saat musik saronen.</p>
<p>Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Sidik mengatakan, musik saronen merupakan kekayaan budaya Sumenep yang perlu terus dilestarikan. &#8220;Kamu juga sependapat kalau ditetapkan sebagai salah satu ikon budaya Sumenep,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Acara yang ditempatkan di Depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, Jl. Panglima Sudirman tersebut kerjasama dengan Disbudparpora Sumenep dalam rangkaian peringatan hari jadi Sumenep ke 746 tahun 2015 dan HUT ke 2 PortalMadura.Com.</p>
<p>Didukung MH Said Abdullah, PWI Sumenep, HCML dan SKK Migas serta Ikatan Duta Kampus Unija Sumenep.</p>
<p>Hadir dalam acara tersebut, Sekda Kabupaten Sumenep, Hadi Soetarto dan sejumlah anggota forum pimpinan daerah (Forpimda) dan sejumlah pimpinan SKPD.(<strong>fir/har)</strong></p>
<figure id="attachment_37848" aria-describedby="caption-attachment-37848" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://portalmadura.com/wp-content/uploads/2015/10/Penetapan.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-37848" src="http://portalmadura.com/wp-content/uploads/2015/10/Penetapan-300x176.jpg" alt="Pemberian Santuna pada anak yatim oleh Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Sidik" width="300" height="176" title="Ini Prosesi Penetapan Hari Festival Musik Saronen di Sumenep - PortalMadura.com" srcset="https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2015/10/Penetapan-300x176.jpg 300w, https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2015/10/Penetapan.jpg 448w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-37848" class="wp-caption-text">Pemberian Santuna pada anak yatim oleh Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Sidik</figcaption></figure>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/ini-prosesi-penetapan-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37844/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Oktober Ditetapkan Sebagai Hari Festival Musik Saronen di Sumenep</title>
		<link>https://portalmadura.com/10-oktober-ditetapkan-sebagai-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37838/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/10-oktober-ditetapkan-sebagai-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37838/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2015 10:14:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://portalmadura.com/?p=37838</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/10-oktober-ditetapkan-sebagai-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37838/">10 Oktober Ditetapkan Sebagai Hari Festival Musik Saronen di Sumenep</a></p>
<p>PortalMadura.com, Sumenep &#8211; Tanggal 10 Oktober ditetapkan menjadi &#8220;Hari Festival Musik Saronen&#8221; di Kabupaten Sumenep,...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/10-oktober-ditetapkan-sebagai-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37838/">10 Oktober Ditetapkan Sebagai Hari Festival Musik Saronen di Sumenep</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sumenep/">Sumenep</a></strong> &#8211; Tanggal 10 Oktober ditetapkan menjadi &#8220;Hari Festival Musik Saronen&#8221; di Kabupaten Sumenep, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, tanggal 10 Oktober merupahan Hari Festival Musik Saronen,&#8221; tegas Wakil Bupati Sumenep dalam sambutan acara prosesi launching hari festival musik saronen, Sabtu (10/1<strong>0</strong>/2015).</p>
<p>Acara yang ditempatkan di Depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, Jl. Panglima Sudirman tersebut kerjasama dengan Disbudparpora Sumenep dalam rangkaian peringatan hari jadi Sumenep ke 746 tahun 2015 dan HUT ke 2 PortalMadura.Com.</p>
<p>Didukung MH Said Abdullah, PWI Sumenep, HCML dan SKK Migas serta Ikatan Duta Kampus Unija Sumenep.(fir/har)</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/10-oktober-ditetapkan-sebagai-hari-festival-musik-saronen-di-sumenep-37838/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penetapan Festival Saronen 2015 Ditandai Penyerahan &#8216;Penjung&#8217; pada Tokoh Tandheng</title>
		<link>https://portalmadura.com/penetapan-festival-saronen-2015-ditandai-penyerahan-pencung-pada-tokoh-tandheng-37829/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/penetapan-festival-saronen-2015-ditandai-penyerahan-pencung-pada-tokoh-tandheng-37829/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2015 07:53:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[festival musik saronen]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://portalmadura.com/?p=37829</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/penetapan-festival-saronen-2015-ditandai-penyerahan-pencung-pada-tokoh-tandheng-37829/">Penetapan Festival Saronen 2015 Ditandai Penyerahan &#8216;Penjung&#8217; pada Tokoh Tandheng</a></p>
<p>PortalMadura.com, Sumenep &#8211; Wakil Bupati Sumenep, madura, Jawa Timur, Soengkono Siddik menyerahkan &#8220;penjung&#8221; pada tokoh...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/penetapan-festival-saronen-2015-ditandai-penyerahan-pencung-pada-tokoh-tandheng-37829/">Penetapan Festival Saronen 2015 Ditandai Penyerahan &#8216;Penjung&#8217; pada Tokoh Tandheng</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sumenep/">Sumenep</a></strong> &#8211; Wakil Bupati Sumenep, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur, Soengkono Siddik menyerahkan &#8220;penjung&#8221; pada tokoh Tandheng saronen sebagai tanda penetapan hari festival musik saronen 2015.</p>
<p>Festival musik saronen ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan HUT ke 2 PortalMadura.Com dan hari jadi Kabupaten Sumenep ke 746.</p>
<p>Dalam kegiatan ini, menejemen PortalMadura bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Parawisata Olahraga (Disbudparpora) Sumenep.</p>
<p>Festival musik saronen ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Siddik, Sekda Kabupaten Sumenep, Hadi Soetarto dan sejumlah anggota forum pimpinan daerah (Forpimda). <strong>(arifin/choir)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/penetapan-festival-saronen-2015-ditandai-penyerahan-pencung-pada-tokoh-tandheng-37829/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakil Bupati Sumenep Apresiasi Festival Musik Saronen</title>
		<link>https://portalmadura.com/wakil-bupati-sumenep-apresiasi-festival-musik-saronen-37826/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/wakil-bupati-sumenep-apresiasi-festival-musik-saronen-37826/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2015 07:42:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[festival musik saronen]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://portalmadura.com/?p=37826</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/wakil-bupati-sumenep-apresiasi-festival-musik-saronen-37826/">Wakil Bupati Sumenep Apresiasi Festival Musik Saronen</a></p>
<p>PortalMadura.com, Sumenep &#8211; Wakil Bupati Sumenep, madura, Jawa Timur, Soengkono Siddik mengapresiasi prosesi festival musik...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/wakil-bupati-sumenep-apresiasi-festival-musik-saronen-37826/">Wakil Bupati Sumenep Apresiasi Festival Musik Saronen</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sumenep/">Sumenep</a></strong> &#8211; Wakil Bupati Sumenep, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur, Soengkono Siddik mengapresiasi prosesi festival musik saronen yang digelar dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) PortalMadura.Com ke 2 dan hari jadi Kabupaten Sumenep ke 746.</p>
<p>&#8220;Musik saronen ini merupakan kekayaan budaya Sumenep, kami sependapat kalau ditetapkan sebagai salah satu ikon budaya Sumenep,&#8221; ungkap Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Siddik, Sabtu (10/10/2015).</p>
<p>Ia menyatakan, musik tradisional saronen ini pernah ditampilkan di momen nasional, di istana negara dan mendapatkan apresiasi dari Presiden RI.</p>
<p>&#8220;Kami berharap gruop Saronen terus melakukan kreasi, sebab jika tidak maka akan tertinggal oleh group musik lain,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga berharap, masyarakat Sumenep agar meningkatkan promosi musik saronen diberbagai momen termasuk diluar Sumenep sehingga budaya tersebut tidak hilang.</p>
<p>&#8220;Semua masyarakat harus mensosialisasikan musik saronen ini,&#8221; harapnya.<strong> (arifin/choir)</strong></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/wakil-bupati-sumenep-apresiasi-festival-musik-saronen-37826/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
