oleh

Tak Perlu Dicubit, Lakukan 6 Cara Ini pada Anak Saat Marah

PortalMadura.Com – Mengajarkan disiplin pada anak tidak perlu menggunakan kekerasan seperti halnya mencubit. Karena bentuk kekerasan fisik akan berdampak buruk pada si kecil dikemudian hari. Misalnya gangguan perkembangan otak, kecemasan, depresi, prestasi akademik rendah, dan kesulitan sosial.

Oleh karena itu, sebagai orang tua perlu melakukan beberapa cara lain agar anaknya disiplin. Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Selasa (3/12/2019) dari laman haibunda.com yang dikutip dari Healthy Children. Berikut cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan fisik:

Tunjukkan dan Beri Tahu

Ajarkan anak tentang yang benar dan yang salah dengan kata-kata dan tindakan tenang. Bunda juga perlu memberikan contoh perilaku yang baik.

Tetapkan Batas

Buat aturan yang jelas dan konsisten yang dapat diikuti anak. Pastikan untuk menjelaskan aturan ini sesuai dengan usia anak supaya mereka paham.

Loading...

Berikan Konsekuensi

Jelaskan dengan tenang dan tegas tentang konsekuensi jika mereka tidak berperilaku baik. Orang tua harus benar-benar menerapkan konsekuensi ini.

Baca Juga: 3 Cara Bangun Ikatan Emosi Antara Orang Tua dengan Anak

Dengarkan Anak

Mendengarkan anak merupakan hal yang juga penting lho, Bun. Sebelum memberikan konsekuensi kepada anak, tanyakan dan bicarakan dulu dengan anak kenapa ia melakukan hal tersebut.

Berikan Perhatian

Perhatian merupakan alat yang paling efektif untuk mendisiplinkan anak. Ini akan membuat anak semangat untuk berperilaku baik. Setiap anak menginginkan perhatian dari orang tua mereka, Bun.

Beri Pujian

Anak perlu tahu mana perbuatan baik atau buruk yang mereka lakukan. Ketika anak melakukan hal baik, berikan pujian yang spesifik kepada anak.

Rewriter: Desy Wulandari
haibunda.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE