oleh

TKI Asal Pamekasan Meninggal Dunia, Dinsosnakertrans Ngaku Tak Tahu

PortalMadura.Com, Pamekasan– Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengaku tidak mengetahui adanya informasi tentang kematian Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal daerahnya.

Kabid Penempatan Pelatihan dan Perluasan Produktivitas (Pentalantas) Dinsosnakertrans Pamekasan Supardi mengatakan, ada kemungkinan TKI yang meninggal dunia lantaran kecelakaan kerja tersebut adalah ilegal. Sebab, sampai saat itu tidak ada kabar kepada instansinya.

“Tidak ada laporan dari Jawa Timur, saya tidak tahu. Mungkin dia ilegal, karena kalau ilegal biasanya langsung dipulangkan ke rumahnya. Tapi kalau legal masih diberitahukan kepada pemkab,” akunya, Minggu (31/1/2016).

Loading...

Supardi mengaku, sebagian besar TKI asal bumi Gerbang Salam berangkat ke negeri rantau melalui jalur ilegal. Dengan demikian, pihaknya akan mencaritahu tentang status TKI dimaksud.

Safiuddin (32) warga Dusun Mongging Desa Tebul Timur Kecamatan Pegantenan, Pamekasan meninggal dunia di Malaysia karena kecelakaan kerja, Sabtu (30/1/2016).

Safiuddin jatuh dari lantai empat saat bekerja menjadi kuli bangunan di negeri Jiran itu. Nyawanya tidak tertolong lantaran korban mengalami luka yang cukup serius.

Setelah diketahui tewas oleh rekan kerjanya, korban langsung diterbangkan ke Indonesia dan tiba di rumah duka hari Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 21.15 Wib. Kemudian, korban dikebumikan di pemakaman umum desa setempat oleh pihak keluarga. (Marzukiy/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE