oleh

Umat Muslim, Begini Adab Memuji Orang Lain yang Benar

PortalMadura.Com – Di antara beberapa kekurangan yang ada dalam diri setiap orang, pasti ada kelebihan tertentu yang bisa membuat orang lain merasa kagum. Sehingga tidak jarang seseorang memujinya sebagai bentuk ungkapan rasa haru.

Memuji memang merupakan perbuatan yang baik. Tapi walaupun demikian, setiap pujian yang dilontarkan itu ada batasnya dan tidak boleh dilakukan seenaknya.

Loading...

Sebagaimana dalam Islam menjelaskan, memuji orang boleh dilakukan namun harus sesuai ketentuan. Bahkan, Rasulullah berpesan dalam hadis Muslim.

Jika kalian melihat orang-orang yang suka memuji, maka tumpahkanlah debu ke mukanya”.

Para ulama sepakat menjadikan hadis di atas sebagai dasar memuji orang lain. Caranya, pujian disampaikan apabila orang yang dimaksud tidak berada di depan Anda.

Dalam kitab Al Adzkar, Imam An Nawawi memberikan beberapa saran jika Anda ingin memuji orang lain. “Adapun memuji orang yang berada di hadapan kita, ada beberapa hadis yang membolehkan dan ada pula hadis yang melarang.

Para ulama berkata, cara mengakomodasi beberapa hadis tersebut dalam praktiknya adalah bila orang yang dipuji sempurna keimanannya, keyakinannya bagus, dan pengetahuannya sempurna, sekira-kira tidak ada fitnah dan lalai bila dipuji dan hatinya juga tidak goyah, maka memuji tidak haram dan tidak pula makruh. Kalau dikhawatirkan hal seperti itu akan terjadi, sangat dimakruhkan memujinya”.

Imam An Nawawi menyatakan memuji merupakan perbuatan yang tidak dilarang, namun selama tidak mendatangkan mudarat. Contohnya, orang yang Anda puji tidak berubah menjadi riya ataupun imannya tidak tergoyahkan. Tetapi apabila yang terjadi sebaliknya, maka Anda tidak dianjurkan memuji orang yang bersangkutan. Wallahu A’lam. (islamidia.com/Putri)