oleh

Umat Muslim, Ini 2 Hal yang Perlu Anda Lakukan Bila Terbangun di Malam Hari

PortalMadura.Com – Terbangun di tengah malam merupakan hal yang hampir semua orang pernah mengalaminya bukan. Bahkan ada yang tidak bisa tidur kembali, padahal pagi masih lama.

Seperti yang diketahui, tidur merupakan salah satu syarat agar tubuh kita kembali fresh keesokan harinya. Bila hal tersebut terjadi, maka bukan tidak mungkin akan mempengaruhi aktifitas paginya.

Dalam islam, ada dua hal yang dianjurkan Rasulullah SAW ketika terbangun di malam hari. Penasaran? Berikut penjelasannya untuk Anda.

Dalam al-Adzkar an-Nawawi, Imam an-Nawawi menjelaskan beberapa hal yang bisa dilakukan ketika seseorang terbangun dari tidurnya di malam hari. Dengan menyitir hadis Rasulullah SAW dalam riwayat Imam al-Tirmidzi dan Ibn Majjah, Imam an-Nawawi menyebutkan sebuah hadis yang menjelaskan dua hal yang bisa dilakukan saat kita terbangun di malam hari.

“Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: Jika salah satu dari kalian terbangun di malam hari, kemudian ingin tidur kembali, maka kibaskanlah pertengahan sarung kalian tiga kali, karena tidak diketahui apa yang berada di balik sarungmu. Setelah berbaring, bacalah doa berikut: “Dengan nama-Mu ya Allah aku letakkan lambungku, dan dengan nama-Mu aku mengangkatnya, jika engkau cabut nyawaku (ketika tidur), maka ampunilah. Jika engkau membiarkannya, maka jagalah nyawaku sebagaimana engkau menjaga nyawa hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Loading...

Baca Juga : Ribuan Warga Pamekasan Masih Tinggal di Rumah Tidak Layak

Dari penjelasan hadis di atas, dapat disimpulkan bahwa hal pertama yang harus dilakukan yakni mengibas-ngibaskan pucuk tengah sarung kita. Ini berfungsi sebagai tindakan preventif agar tidak ada hewan berbahaya yang masuk ke dalam sarung kita. Hal ini juga bisa diartikan agar kita membersihkan kembali tempat tidur kita, agar bersih dan aman saat kita sedang tidur.

Kedua, membaca doa berikut ketika berbaring kembali di atas tempat tidur karena hendak melanjutkan tidur kita:

Bismikallahumma wadha’tu janbi, wa bika arfauhu. In amsakta nafsi farhamha, wa in radadtaha fahfadzha bima tahfadzu bihi ibadakas shalihin.

Demikian mengenai hal yang di anjurkan dalam islam apabila kita terbangun di malam hari. Semoga bermanfaat.


Nanik Dwi Jayanti
Islami.co

Komentar