oleh

Umat Muslim, Ini Keutamaan Bagi Mereka yang Memberikan Hutang

PortalMadura.Com – Hutang merupakan suatu kebutuhan mendesak seseorang. Setiap orang pastinya memiliki hutang. Sebenarnya dalam Islam sendiri saat kita memberikan hutangan atau membantu seseorang yang sedang membutuhkan adalah sesuatu yang baiak dan terpuji untuk dilakukan. Ya, Karena jika kita membantu seseorang dalam keadaan susah, maka Allah akan berikan ganjaran yang luar biasa kepada kita karena sudah punya rasa peduli terhadap sesama. Lalu bagaimana sih sebenarnya keutamaan bagi orang yang suka memberikan bantuan atau memberikan hutang ini? mari kita bahas bersama.

Dalil-dalil yang menunjukkan disyariatkannya hutang piutang ialah sebagaimana berikut ini:

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”

Imam Al-Qurtubi dalam kitab Al-Jami’ li Ahkam al-Quran menafsirkan ayat tersebut dengan mengatakan panggilan qardh (pinjaman) dalam ayat ini adalah untuk pendekatan kepada orang-orang dengan apa yang mereka pahami. Allah swt. Maha Kaya lagi terpuji. Ia menyamakan pemberian orang mukmin di dunia dengan apa yang ia harapkan balasannya di akhirat, sebagaimana ia menyamakan memberikan jiwa dan harta untuk mengambil surga dengan jual beli.

Loading...

Memberi hutang kepada orang yang membutuhkan merupakan amal saleh – yang jika kita mampu melaksanakan, maka Allah akan memberikan ganjaran yang setimpal. Bahkan disebutkan bahwa memberikan pinjaman atau hutang itu lebih baik daripada sedekah. Kena begitu? Sebab bisa kepada siapa saja, kaya atau miskin. Sedangkan hutang untuk seseorang yang benar-benar membutuhkan. Rasulullah bersabda,

Rasulullah bersabda: ketika di isra’kan kulihat tulisan di pintu surga, “sedekah itu dilipatkan sepuluh kali lipat. Sedang memberi satu hutang dilipatkan delapan belas kali”. Aku bertanya, “wahai Jibril, mengapa sedekah ini digandakan sepuluh kali, dan hutang menjadi delapan belas kali?” Jibril menjawab, kaena sedekah bisa terjadi pada orang kaya dan orang fakir. Sedangkan hutang tidak terjadi kecuali pada orang yang membutuhkannya”

Jadi, bagi kalian yang suka memberikan bantuan atau memberikan hutang kepada orang yang membutuhkan, jangan khawatir dan takut untuk tidak dibayar atau tidak dikembalikan. Sekalipun hal tersebut terjadi, dosanya tidak ada di kalian. Hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab orang yang diberi pinjaman tersebut. Jika kalian tidak mendapatkan pertanggungjawaban, tenanglah..Allah sudah memberikan ganjaran kepada anda yang sudah berniat baik membantu sesama. Rizki kita tidak akan jatu kepada orang yang salah, Allah selalu berikan juga gantikan kepada sesuatu yang lebih baik juga lebih besar jumlahnya. Semoga bermanfaat, wallahu a’lam.


Rewriter : Agnes Hafilda Kusuma
Sumber : bincangsyariah.com
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar