PortalMadura.com–Laga penuh gengsi akan tersaji di Prince Faisal bin Fahd Stadium, Riyadh, Selasa (13/1) malam WIB, saat Uzbekistan U23 bertemu Korea Selatan U23 pada matchday ketiga penyisihan Grup C Piala Asia U23 AFC 2026. Pertandingan ini bukan sekadar pertarungan dua raksasa Asia, melainkan duel penentu siapa yang akan keluar sebagai juara grup dan mendapat jalur lebih mulus ke babak gugur.
Kedua tim datang dengan modal identik: masing-masing mengoleksi 4 poin dari dua laga awal. Uzbekistan menang atas Lebanon (3-2) dan bermain imbang tanpa gol melawan Iran, sementara Korea Selatan menang 4-2 atas Lebanon dan berbagi poin 0-0 dengan Iran. Dengan selisih gol +1 untuk Uzbekistan dan +2 untuk Korsel, kemenangan dalam laga ini otomatis mengantarkan pemenang ke puncak klasemen—tanpa perlu menunggu hasil pertandingan lain.
Pelatih Uzbekistan, Ravshan Khaydarov, mengandalkan kolektivitas tim dan transisi cepat sebagai senjata utama. Skuad yang dijuluki White Wolves itu tak terkalahkan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi, termasuk kemenangan meyakinkan atas Sri Lanka dan Palestina. Mereka juga dikenal disiplin defensif dan efektif memanfaatkan situasi bola mati.
Di kubu lawan, pelatih Korea Selatan Lee Min-sung menyatakan optimisme meski timnya sempat menelan dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi akhir 2025. “Ini laga penting. Kami akan tampil lebih baik dari awal turnamen,” ujarnya, dikutip dari sultra.tribunnews.com. Tim Taeguk Warriors mengandalkan kecepatan sayap, pressing tinggi, dan kedalaman skuad untuk mengontrol tempo permainan.
Secara historis, Korea Selatan unggul dalam head-to-head. Dalam lima pertemuan terakhir di level U23 sejak 2016, mereka menang empat kali, termasuk kemenangan 2-1 pada Oktober 2023. Namun, tren terkini menunjukkan perkembangan pesat Uzbekistan, yang kini mampu bersaing ketat melawan tim elite Asia.
Lini tengah diprediksi menjadi medan pertempuran utama. Jika Uzbekistan berhasil memutus aliran bola Korea Selatan, mereka berpeluang mencuri gol lewat serangan balik atau set piece. Sebaliknya, bila Korsel mampu mendominasi sejak awal, tekanan konstan di area pertahanan Uzbekistan bisa menjadi penentu.
Perkiraan susunan pemain Uzbekistan menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Saidov sebagai ujung tombak, didukung trio Ibraimov, Saidnurullaev, dan Jumayev di lini serang. Sementara Korea Selatan diprediksi menurunkan formasi 4-4-1-1 dengan Ji-Hun sebagai striker tunggal dan Tae-won sebagai second striker yang menghubungkan lini tengah dan depan.
Pertandingan akan disiarkan secara langsung mulai pukul 18.30 WIB melalui platform Vision+, serta dapat dipantau melalui layanan live score. Dengan tensi tinggi, reputasi besar, dan tiket juara grup di tangan pemenang, laga ini diprediksi berlangsung ketat hingga menit akhir.
Prediksi skor: Uzbekistan U23 1–1 Korea Selatan U23.





