oleh

3 Bahaya Konsumsi Daging Anjing Bagi Kesehatan

PortalMadura.Com – Selain daging sapi, ada beberapa daerah di Indonesia yang masyarakatnya menjadikan anjing sebagai teman penghilang rasa lapar. Bahkan, beberapa daerah tersebut memiliki budaya untuk mengonsumsi daging anjing sebagai salah satu menu makanan penduduk di sana.

Pada beberapa kota di Indonesia, daging anjing ini dijual di pasar serta terdapat beberapa penjual makanan dengan olahan daging anjing yang bertebaran. Kendatipun begitu, tahukah Anda bahwa sebenarnya daging anjing cukup berbahaya untuk dikonsumsi?.

Berikut ini tiga bahaya mengonsumsi daging anjing:

Rabies
Salah satu bahaya terbesar dari mengonsumsi daging anjing adalah penyebaran rabies dari hewan kepada manusia. Di Filipina, setidaknya 10.000 anjing dan 300 orang terbunuh karena rabies.

Walaupun vaksinasi anjing sudah digalakkan, tetapi penyebaran dan perpindahan anjing liar yang cukup masif membuat pengawasan dan pencegahan rabies masih sulit dilakukan. Konsumsi daging anjing merupakan salah satu penyebab utama menularnya penyakit rabies ke tubuh manusia jika daging tersebut tidak dimasak dengan benar. Selain itu, orang yang memasak daging anjing ini juga dapat ikut tertular rabies.

Kebal Terhadap Antibiotik
Anjing yang dikonsumsi banyak berasal dari anjing liar atau peternakan yang tidak layak. Sebagian besar peternakan anjing ini memiliki lingkungan yang tidak sehat, tempat tinggal anjing yang tidak layak, dan makanan yang tidak sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan anjing.

Selain itu, banyak anjing juga diberikan antibiotik dan vaksin yang berlebih untuk mencegah munculnya penyakit. Besarnya kandungan antibiotik pada daging anjing ini berbahaya bagi manusia.

Ketika manusia mengonsumsi daging anjing tersebut maka sistem kekebalan tubuh mereka akan berubah dan penuh dengan antibiotik. Jika suatu saat mereka sakit, maka penyakit di tubuh mereka tidak akan mempan diobati dengan menggunakan antibiotik.

Berbagai Macam Penyakit dari Bakteri
Infeksi penyakit yang berasal dari bakteri seperti anthrax, brucellosis, hepatitis, dan leptospirosis dapat ditularkan melalui daging anjing yang dikonsumsi manusia. Kolera juga dapat disebarkan melalui daging anjing.

Sebelumnya, konsumsi daging anjing yang masif dari Vietnam telah menyebabkan meluasnya wabah kolera. Memakan daging anjing disebut dapat meningkatkan potensi terinfeksi bakteri hingga 20 kali lipat.

Nah, mengingat berbagai macam penyakit yang mungkin menular dari daging anjing, sebaiknya Anda menghindari untuk mengonsumsi daging ini. (merdeka.com/Salimah)


Komentar