oleh

3 Bentuk Tubuh yang Mudah Terkena Diabetes

PortalMadura.Com – Diabetes atau yang biasa disebut dengan penyakit kencing manis ternyata tidak hanya bisa memengaruhi orang-orang dengan berat badan berlebih. Tapi, seseorang yang terbilang kurus pun juga bisa mengalaminya.

Jadi, bentuk tubuh dapat memegang peranan penting dalam menentukan risiko diabetes tersebut. Lantas, bentuk tubuh seperti apa yang paling berisiko diabetes?. Yuk, cari tahu jawabannya dalam penjelasan berikut ini:

Bentuk tubuh paling rentan terkena diabetes, antara lain:

Yang Memiliki Perut Buncit
Perut buncit tidak hanya dialami oleh orang yang kelebihan berat badan saja. Pasalnya, orang kurus yang memiliki berat badan ideal pun dapat mengembangkan kondisi ini. Lemak perut adalah jenis lemak jahat penyebab utama dari perut buncit yang berbahaya bagi kesehatan Anda.

Dikutip dari laman Harvard Health Publications, lemak perut dapat memengaruhi produksi lemak darah yang secara langsung dihubungkan dengan kenaikan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL), menurunnya kolesterol baik (HDL), serta resistensi insulin.

Nah, resistensi insulin inilah yang kemudian jadi awal mulanya penyakit diabetes. Kondisi ini terjadi ketika insulin tidak bekerja optimal sehingga menyebabkan glukosa darah meningkat dan tidak dapat masuk dalam sel-sel tubuh

Yang Memiliki Lingkar Pinggang Besar
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pria dan wanita yang memiliki lingkar pinggang besar berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan berbagai penyakit kronis di kemudian hari, salah satunya diabetes.

Biasanya lingkar pinggang besar diidentikan dengan orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Faktanya, orang yang memiliki berat badan normal namun memiliki lingkar pinggang yang besar juga berisiko terkena berbagai penyakit dibandingkan dengan orang yang memiliki lingkar pinggang normal.

American Heart Association National Heart serta Lung and Blood Institute menetapkan ukuran lingkar pinggang yang sehat pada wanita yaitu lebih kecil dari 88 cm, pada laki-laki lebih kecil dari 102 cm. Sedangkan target lingkar pinggang yang ideal untuk orang Asia adalah kurang dari 90 cm (untuk laki-laki) dan kurang dari 80 cm (untuk wanita)

Yang Memiliki Berat Berlebih
Secara keseluruhan beberapa orang nyatanya dapat menumpuk lemak di mana-mana dengan kecepatan yang cukup rata. Namun terlepas dari bentuk tubuh, kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko diabetes. Obesitas merupakan akar dari berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Bahkan, obesitas menjadi faktor risiko nomor satu penyebab diabetes. Obesitas sendiri adalah penumpukan lemak berlebih yang dapat menyebabkan perubahan metabolisme tubuh. Perubahan ini menyebabkan jaringan lemak (jaringan adiposa) melepaskan molekul lemak ke dalam darah, yang dapat mempengaruhi sel responsif insulin dan menyebabkan berkurangnya sensitivitas insulin.

Pengecekan status gizi dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan salah satu cara untuk menentukan apakah Anda masuk katogeri obesitas atau tidak. Selain itu, indeks massa tubuh juga dapat digunakan untuk melihat risiko kesehatan seseorang. (okezone.com/Putri)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.