oleh

4 Cara Menumbuhkan Rasa Syukur Pada Anak

PortalMadura.Com – Mendidik dan mengajarkan anak rasa syukur sejak dini memang sangatlah penting. Karena, anak yang terbiasa bersyukur akan menjadi anak yang lebih bahagia dan selalu optimis dalam hidupnya. Oleh karena itu, alangkah baiknya Anda mulai menanamkannya pada anak.

Meskipun anak-anak di usianya itu cenderung memiliki sikap egois dan ingin segala sesuatu berpusat pada dirinya. Tapi, bukan berarti Anda sebagai orang tua tidak bisa memulai mengajarkan konsep bersyukur. Selain bermanfaat bagi anak sendiri, ia juga akan berperilaku baik pada orang lain.

Sebuah penelitian dari University of California San Diego School of Medicine menemukan bahwa manusia yang lebih bersyukur dapat memiliki kesehatan fisik yang lebih baik. Penelitian lainnya juga menemukan bahwa bersyukur dapat meningkat sistem kekebalan tubuh.

Dilansir Liputan6.com, yang dikutip dari Psychology Today bahwa seseorang dapat dengan sengaja menumbuhkan rasa syukur di dalam diri dan memiliki manfaat untuk kehidupan pribadi maupun sosial.

Menumbuhkan rasa syukur pada anak tentu dapat dipelajari. Jika hal tersebut ingin terjadi pada anak-anak, maka orang tua harus berperan secara aktif agar dapat mengajarkan anaknya untuk selalu memiliki rasa syukur di dalam dirinya.

“Beberapa orang mungkin tidak memiliki rasa syukur pada dirinya secara alami, tetapi ini dapat dijadikan sebuah kebiasaan yang akan Anda alami,” ujar seorang profesor klinis ahli psikiater di Georgetown University School of Medicine, Dr. Norman Rosenthal.

Lalu, bagaimana cara menumbuhkan rasa syukur pada anak?. Berikut penjelasannya:

Jadilah Role-model

Ada pepatah yang mengatakan “like father like son”, hal itu tentu orang tua selalu menjadi contoh bagi anak-anaknya dalam melakukan berbagai hal. Apabila menginginkan anak Anda menjadi anak yang selalu memiliki rasa syukur, alangkah baiknya dimulai dari diri Anda sendiri untuk dapat dijadikan panutan nantinya bagi anak-anak.

Caranya, lakukanlah di setiap kesempatan untuk menunjukkan rasa syukur pada anak-anak, tetapi tidak dengan cara yang dibuat-buat. Melainkan memang keinginan dari dalam hati. Dalam hal itu anak-anak Anda akan melihat dan dan menyerapnya.

Jadikan Bersyukur Menjadi Suatu Kebiasaan

Rasa syukur tidak bisa dipelajari hanya sekali atau dua kali. Itu harus dilakukan secara terus menerus hingga secara tidak sadar menjadi suatu kebiasaan yang baik.

Baca Juga : Bunda, Ajarkan 7 Tips Ini Pada Anak Agar Pandai Bersyukur

Ketika akan mengajarkan rasa syukur dan ungkapan lainnya perlu untuk terus mendorong dan mengingatkan juga. Seperti yang dilansir dari Psychology Today mengatakan bahwa terdapat sebuah penelitian yang menemukan dibutuhkan waktu 66 hari untuk menciptakan suatu kebiasaan.

Ajarkan untuk Mengucap “Terima Kasih”

Pada saat ini tentu sebagai orang tua wajib mengajarkan anaknya untuk selalu berucap kebaikan, seperti mengatakan “tolong” ketika membutuhkan bantuan, mengatakan “maaf” jika berbuat salah, dan yang tak boleh terlewatkan yaitu mengatakan “terima kasih” ketika merasa bersyukur.

Jadi, selalu ingatkan anak-anak untuk mengucapkan “terima kasih” atas apa yang telah menjadi rasa syukur dalam hidupnya. Namun, juga perlu ditekankan bahwa anak-anak harus tulus mengucapkannya dan tanpa paksaan.

Jangan Terlalu Memanjakan Anak

Hal penting yang perlu Anda perhatikan adalah cobalah untuk tidak selalu memberikan apa yang anak Anda minta. Ajarkan anak-anak untuk berusaha mendapatkan apa yang ia inginkan dengan caranya sendiri.

Selalu tekankan hal itu untuk anak-anak Anda, agar ketika ia mendapatkan hal yang ia inginkan dengan caranya sendiri dapat lebih meningkatkan rasa syukurnya.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Liputan6.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.