oleh

5 Cara Lepaskan Helm Korban Kecelakaan Motor

PortalMadura.Com – Helm merupakan salah satu alat yang wajib digunakan saat berkendara motor. Fungsinya yaitu untuk melindungi kepala ketika mengendarai motor atau jika terjadi kecelakaan. Sehingga kepala tidak langsung terbentur aspal jalan.

Lantas bagaimana jika terjadi kecelakaan dengan korban yang pingsan dan tetap menggunakan helm? Anda tidak perlu bingung. Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman detik.com, berikut lima langkah pertolongan pertama melepaskan helm saat terjadi kecelakaan.

Langkah pertama dan yang paling penting dilakukan ialah saat hendak menolong harus dilakukan oleh dua orang penolong.

Kemudian penolong pertama menjaga kepala dan leher korban agar tidak bergerak dengan meletakkan kedua tangan pada leher dan kepala. Jari-jari pada rahang bawah korban dan tangan dimasukkan ke dalam helm. Posisi ini mencegah tergelincirnya helm bila tali pengikat lepas.

Selanjutnya dari posisi atas korban penolong kedua melepas tali helm dari kaitnya atau bila sulit memotongnya.

Setelah itu, penolong kedua meletakkan satu tangan pada sudut rahang dengan ibu jari pada satu sisi dan jari- jari lainnya pada sisi lain. Sementara tangan yang lain melakukan penekanan atau menopang di bawah kepala pada area belakang kepala, tujuannya menggantikan tugas penolong pertama.

Penolong pertama kemudian melebarkan helm ke kedua sisi untuk membebaskan kedua daun telinga dan secara hati-hati melepaskan helm. Bila helm yang digunakan adalah helm tertutup maka kaca penutup harus dilepaskan terlebih dahulu.

Kembali di ingatkan kepada seluruh pengendara agar terus mengutamakan keselamatan berkendara, menghormati pengendara lain dan terus menaati peraturan lalu lintas dan harus disiplin dalam berkendara, karena saat Anda sebagai pengendara melaksanakan itu semua keselamatan berkendara sangat mungkin didapatkan setiap pengendara.

Rewriter : Desy Wulandari
Sumber : Detik.Com

Komentar