oleh

5 Strategi Jaga Ketahanan Finansial di Tengah Pandemi

PortalMadura.Com – Masa pandemi dan resesi ekonomi pada saat ini, menjaga ketahanan finansial tentunya sangatlah dibutuhkan. Bagaimana tidak, kebutuhan akan kesehatan semakin meningkat, belum lagi pengeluaran yang cukup ekstra dan aktivitas yang dibatasi mau tidak mau harus dihadapi seluruh dunia.

Hampir semua orang mengeluhkan soal keuangan yang tidak stabil. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang kemudian harus berutang dan yang paling parah adalah kemiskinan. Hal ini berarti kondisi dunia sudah sangat memprihatinkan.

Tapi, sesungguhnya yang menentukan miskin atau tidak bukanlah sebuah angka atau materi. Kecukupan sandang, pangan, dan papan itulah yang menentukan seseorang termasuk golongan miskin atau tidak.

Nah, bagaimana bisa terhindar dari kemiskinan tersebut? Yuk simak cara-caranya di bawah ini sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Rabu (4/8/2021) dari laman Idntimes.com:

Ubah Pola Pikir Anda Mulai Sekarang

Hal yang paling dasar sebenarnya adalah mengubah diri sendiri. Bukan penampilan atau cara berpakaian yang diubah, namun pola pikir dalam menggunakan uang itu yang perlu diubah. Pada saat ini ada banyak orang yang lebih banyak mengeluarkan uang mereka daripada pemasukan yang mereka dapatkan. Banyak dari mereka membeli barang-barang yang sebenarnya tidak penting. Padahal di sisi lain barang-barang yang lama masih layak untuk dipakai.

Sebaiknya jika Anda membeli barang, pilihlah barang yang benar-benar dibutuhkan seperti sandang, pangan, dan papan. Tidak perlu malu karena tidak menggunakan barang yang terbaru, malulah ketika Anda selalu menggunakan barang terbaru tetapi hasil dari utang. Pola pikir seperti inilah yang perlu ditanamkan dalam kehidupan Anda.

Belajar untuk Membedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan

Pada saat ini banyak orang yang kesulitan dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Mari mulai sekarang belajar bersama-sama apa itu kebutuhan dan apa itu keinginan.

Simpel saja kebutuhan adalah semua hal yang digunakan seseorang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari seperti makan dan minum. Sedangkan keinginan adalah semua hal yang harus dipenuhi berdasarkan hasrat seseorang. Contohnya jika seseorang membeli sepatu baru padahal di rumah dia sudah punya banyak sepatu yang masih layak digunakan.

Nah cara paling mudah untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan adalah melihat dari segi manfaat barang tersebut. Jika dianggap barang itu bermanfaat, maka barang itu dapat dianggap kebutuhan. Mudah kan? Semoga mulai sekarang bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan.

Catatlah Semua Pengeluaran

Setelah bisa untuk membedakan kebutuhan dan keinginan, cara yang ketiga supaya terhindar dari kemiskinan adalah mencatat semua pengeluaran. Terdengarnya seperti sepele bukan?. Namun hal-hal kecil seperti ini yang sering terlewatkan.

Kebanyakan orang menyepelekan masalah pencatatan pengeluaran uang. Kenapa? Karena dengan gaji yang besar mereka menanggap hal-hal kecil adalah hal yang tidak seberapa. Namun hal semacam itu jika disepelekan terus-menerus pasti jumlahnya tidak sedikit.

Jadi, Anda harus bisa mendisiplinkan diri dengan mencatat pengeluaran uang. Dengan mendisiplinkan mencatat pengeluaran uang, Anda bisa tau ke mana uang itu pergi. Hal tersebutlah yang membuat Anda bisa terhindar dari kemiskinan di tengah masa pandemi ini.

Mulailah Menabung

Mulailah mencoba untuk menabung. Di masa sekarang ini sudah tidak lagi ‘harus’ memiliki tabungan namun ‘wajib’ memiliki tabungan. Pada dasarnya ‘menabung’ memiliki arti menyimpan sebagian uang untuk simpanan atau keadaan yang darurat. Mengapa Anda harus memiliki tabungan?

Sebagai contoh saja pandemi yang sedang terjadi sekarang pasti sebagian orang tidak bekerja penuh bahkan ada yang kehilangan pekerjaannya juga. Nah disinilah peran penting dari tabungan tersebut, Anda bisa menggunakan hasil dari menabung tersebut sebagai dana darurat Anda. Berarti menabung itu penting kan? Yuk mulai dari sekarang Anda harus menyisihkan sebagian pendapatan Anda untuk ditabung.

Berhemat

Nah setelah kalian mempelajari cara-cara di atas, berhemat adalah cara terakhir supaya Anda terhindar dari kemiskinan. Sebenarnya berhemat merupakan kunci dari semua cara-cara di atas. Mengapa? Ya karena jika Anda sudah mengubah pola pikir, sudah mencatat pengeluaran, tapi Anda tetap boros dalam membelanjakan uang Anda sama saja tidak ada gunanya. Perlu diingat bahwa berhemat adalah kunci supaya Anda terhindar dari kemiskinan, apalagi di masa pandemi lapangan pekerjaan semakin sedikit. Ingat hemat pangkal kaya, lho.

Setelah membaca cara-cara di atas seharusnya Anda sudah bisa terhindar dari kemiskinan. Jika Anda sudah bisa menerapkan cara-cara di atas, bagus sekali. Namun jika Anda belum bisa menerapkannya, yakin bahwa Anda pasti bisa. Yuk, bersama-sama membantu orang lain supaya terhindar dari kemiskinan juga.

Komentar