6 Cara Aman dan Nyaman Berkendara Motor Saat Berpuasa

Editor: Desy Wulandari
4 Cara Jaga Traksi Roda Saat Berkendara Motor
Ilustrasi (SINDONews)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Melakukan perjalanan saat beribadah puasa di bulan Ramadan wajib memperhatikan beberapa aspek dalam berkendara motor. Hal ini perlu dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan selama berkendara di jalan raya. Terkadang kondisi fisik yang berpuasa menjadikan pengendara tidak bisa mengendalikan diri saat berkendara.

Oleh karena itu, ada beberapa cara aman berkendara saat berpuasa yang perlu Anda ketahui. Lantas, apa saja? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman detik.com yang dikutip dari PT Astra Honda Motor (AHM), berikut ini penjelasannya:

Persiapan Perjalanan

Persiapan untuk memulai perjalanan dilakukan sejak sahur. Melalui asupan makanan yang bernutrisi tinggi serta memperbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi saat berkendara di teriknya matahari.

Jangan lupa untuk menggunakan perlengkapan berkendara, seperti jaket, helm, dan sarung tangan serta surat-surat berkendara. Masker dan juga hand sanitizer tetap diperlukan agar kita tetap menjaga protokol kesehatan selama berkendara.

Rute Perjalanan

Agar perjalanan lebih efisien sebaiknya menggunakan aplikasi penunjuk jalan. Dengan menggunakan aplikasi tersebut kita dapat melihat situasi jalan yang akan ditempuh dan memilih alternatif jalan yang tepat. Setelah melakukan pengaturan terhadap titik tujuan, pengendara dapat memanfaatkan fitur panduan suara sehingga tidak perlu melihat jalur di aplikasi yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat berkendara. Namun, apabila kurang yakin dan ingin melakukan pengecekan rute, maka melihat aplikasi penunjuk jalan hanya boleh dilakukan saat berhenti atau menepi sejenak di bahu jalan.

Baca Juga:  Lakukan 10 Hal Ini Saat Mobil Tak Bisa Dinyalakan

Istirahat Cukup

Waktu tidur yang kurang kerap dialami saat bulan Ramadan, sehingga bagi pengendara hal ini dapat memiliki potensi terjadinya micro sleep atau terlelap sejenak tanpa disadari. Untuk para pengendara yang melakukan perjalanan pendek dan merasakan konsentrasi menurun karena mengantuk, sempatkan beristirahat minimal selama 10 menit.

Berpikir Positif

Waktu berbuka puasa di rumah bersama dengan keluarga menjadi hal yang sangat ditunggu selama bulan Ramadan. Terkadang hal ini memicu kondisi lalu lintas yang padat saat pulang kerja. Dalam kondisi seperti ini, emosi sangat mudah terpancing untuk itu kita perlu selalu berpikir positif terhadap pengendara lainnya. Selain itu bikers perlu memiliki rasa toleransi dan sabar agar kepentingan sesama pengguna jalan dapat terpenuhi, serta tetap dapat mengendalikan emosi saat berpuasa.

Baca Juga:  Perhatikan 4 Hal Ini Saat Pasang Sendiri Alarm Mobil

Perhatikan Prediksi Bahaya

Saat berkendara dan telah mendekati waktu berbuka puasa, sebaiknya tetap memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lain, sebab terkadang banyak pengguna jalan yang tiba-tiba berubah arah ke sisi tepi jalan untuk membatalkan puasa.

Kuasai Teknik Berkendara yang Tepat

Tips terakhir ini wajib dipraktekkan saat puasa maupun tidak puasa. Dengan menguasai teknik berkendara yang tepat sesuai jenis motor dan kondisi jalan, maka pengalaman berkendara menjadi aman dan nyaman, bukan hanya untuk kita saja, tapi juga untuk pengguna jalan lainnya. Termasuk di antaranya, patuhi rambu lalu lintas yang berlaku.

 


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.