PortalMadura.com–Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada Jumat (13/2/2026). Emas Antam 24 karat turun Rp 43.000 per gram dan kini dibanderol Rp 2.904.000 per gram, melanjutkan tren pelemahan yang telah berlangsung dua hari berturut-turut.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia Antam yang diakses pukul 09.29 WIB, penurunan juga terjadi pada seluruh varian ukuran emas. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harganya berada di Rp 1.502.000, sedangkan emas 10 gram dijual Rp 28.535.000. Sementara itu, emas ukuran 1 kilogram (1.000 gram) ditawarkan seharga Rp 2.844.600.000.
Dalam kurun sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp 2.652.000 hingga Rp 2.954.000 per gram. Adapun sepanjang sebulan terakhir, pergerakannya lebih lebar, yakni antara Rp 2.856.000 hingga Rp 3.168.000 per gram, menunjukkan volatilitas yang cukup dinamis di pasar logam mulia nasional.
Di sisi lain, harga buyback atau tebusan emas oleh Antam juga mengalami penurunan lebih dalam, yakni Rp 53.000 per gram. Kini, masyarakat yang ingin menjual emas kembali ke Antam akan menerima Rp 2.688.000 per gram. Perlu dicatat, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% yang dipotong langsung dari total pembayaran.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini untuk berbagai ukuran:
– 1 gram: Rp 2.904.000
– 5 gram: Rp 14.295.000
– 10 gram: Rp 28.535.000
– 25 gram: Rp 71.212.000
– 50 gram: Rp 142.345.000
– 100 gram: Rp 284.612.000
Penurunan harga emas kali ini menjadi sinyal bagi investor untuk mempertimbangkan strategi portofolio. Bagi yang berencana membeli, momentum koreksi bisa dimanfaatkan sebagai kesempatan akumulasi. Namun bagi pemilik emas yang ingin menjual, perlu memperhitungkan dampak pemotongan pajak terhadap nilai bersih yang diterima.
Pergerakan harga emas Antam hari ini mencerminkan dinamika pasar global yang turut memengaruhi sentimen investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.





