PortalMadura.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan aksi *rebound* fantastis pada perdagangan sesi II hari ini, Kamis (12/3/2026). Setelah sempat terpuruk dalam di zona merah pada sesi pagi, indeks akhirnya bangkit dan melesat ke zona hijau.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG ditutup menguat sebesar 0,5% dan berhasil menyentuh posisi tertinggi hariannya di level 7.436,49. Pergerakan positif ini sekaligus membalikkan keadaan setelah sebelumnya indeks nyaris merosot hingga 1% (tepatnya 0,87%) dan menyentuh level terendah di 7.323,74.
Saham Perbankan Big Cap Jadi Motor Penggerak
Dikutip dari *Bloomberg Technoz*, kebangkitan IHSG pada sesi siang ini didorong kuat oleh aksi beli pada sejumlah saham dengan kapitalisasi pasar besar (big cap). Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tampil sebagai penopang utama laju positif indeks.
Saham BBCA tercatat menguat signifikan sebesar 200 poin atau naik 2,93% ke level Rp7.025 per saham. Transaksi saham Bank BCA tergolong ramai dengan volume mencapai 47 juta saham senilai Rp329 miliar.
Tak hanya BBCA, saham perbankan plat merah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga menunjukkan performa serupa. Saham BMRI membukukan kenaikan 70 poin atau menguat 1,43% ke posisi Rp4.950 per saham. Nilai transaksi jual beli saham BMRI mencapai 47 juta saham dengan nilai Rp234 miliar.
Statistik Perdagangan dan 10 Saham Pendorong Utama
Secara keseluruhan, volume transaksi perdagangan hari ini mencapai 16,34 miliar saham dengan nilai transaksi total sebesar Rp7,28 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,04 juta kali.
Meskipun indeks menguat, jumlah saham yang turun masih mendominasi, yakni sebanyak 405 saham. Sementara itu, 250 saham mengalami penguatan, dan 158 saham stagnan.
Berikut adalah rincian 10 saham teratas yang menjadi penyumbang poin terbesar bagi *rebound* IHSG hari ini:
- Bank Central Asia (BBCA): menyumbang 19,01 poin
- DCI Indonesia (DCII): menyumbang 12,97 poin
- Bayan Resources (BYAN): menyumbang 6,4 poin
- Bank Mandiri (BMRI): menyumbang 5,45 poin
- Chandra Asri Pacific (TPIA): menyumbang 5,2 poin
- Telkom Indonesia (TLKM): menyumbang 4,22 poin
- Amman Mineral Internasional (AMMN): menyumbang 3,8 poin
- Astra International (ASII): menyumbang 3,08 poin
- Alamtri Resources Indonesia (ADRO): menyumbang 2,85 poin
- MNC Digital Entertainment (MSIN): menyumbang 2,23 poin





