PortalMadura.com – Harga komoditas cabai di berbagai wilayah Indonesia pada Jumat, 22 Mei 2026, menunjukkan fluktuasi dengan cabai rawit merah masih berada di level tinggi, sementara beberapa jenis cabai lainnya cenderung stabil atau sedikit menurun.
Fluktuasi Harga Cabai Rawit Merah
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga cabai rawit merah secara nasional rata-rata mencapai Rp 70.450 per kilogram pada 22 Mei 2026.
Di DKI Jakarta, harga cabai rawit merah terpantau Rp 86.313 per kilogram pada 22 Mei 2026, mengalami sedikit kenaikan Rp 685 dari hari sebelumnya.
Sementara itu, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, harga cabai rawit merah tercatat Rp 70.000 per kilogram, mengalami penurunan sebesar Rp 1.667 atau 2% pada periode yang sama.
Pasar Badung di Denpasar melaporkan harga cabai rawit merah segar stabil di angka Rp 65.000 per kilogram.
Di Pasar Rakyat Talang Banjar, Jambi, harga cabai rawit merah juga stabil di Rp 70.000 per kilogram.
Perumda Pasar Kota Tangerang mencatat harga cabai rawit merah sebesar Rp 80.000 per kilogram.
Untuk wilayah Bogor, Perumda Pasar Pakuan Jaya menunjukkan harga cabai rawit merah mencapai Rp 100.000 per kilogram.
Pergerakan Harga Cabai Merah Keriting
Harga cabai merah keriting secara nasional berada di angka rata-rata Rp 52.450 per kilogram pada 22 Mei 2026, menurut PIHPS Nasional.
Di Jakarta, cabai merah keriting dijual seharga Rp 55.482 per kilogram pada 22 Mei 2026, turun Rp 1.039 dari hari sebelumnya.
Kabupaten Batang mencatat harga cabai merah keriting sebesar Rp 41.500 per kilogram, menurun Rp 1.167 atau 3% pada 22 Mei 2026.
Di Medan, rata-rata harga cabai merah adalah Rp 33.500 per kilogram pada tanggal yang sama.
Harga cabai merah keriting segar di Pasar Badung, Denpasar, stabil di Rp 50.000 per kilogram.
Perumda Pasar Kota Tangerang melaporkan harga cabai merah keriting Rp 50.000 per kilogram.
Sementara itu, di Pasar Pakuan Jaya Bogor, cabai merah keriting dibanderol Rp 60.000 per kilogram.
Varietas Cabai Lain dan Faktor Pemicu
Harga cabai merah besar secara nasional mencapai Rp 54.850 per kilogram pada 22 Mei 2026.
Cabai rawit hijau tercatat sekitar Rp 51.000 per kilogram secara nasional.
Di Jakarta, cabai merah besar (TW) turun Rp 1.800 menjadi Rp 62.667 per kilogram, dan cabai rawit hijau turun Rp 1.227 menjadi Rp 59.331 per kilogram pada 22 Mei 2026.
Fluktuasi harga cabai sering dipicu oleh faktor cuaca buruk seperti hujan yang terus-menerus, yang dapat mengganggu panen dan distribusi.
Gangguan distribusi juga menjadi penyebab utama ketidakstabilan harga, terutama jika pasokan tidak merata antar daerah.
Peningkatan permintaan, khususnya saat momen hari raya, secara siklis dapat memicu lonjakan harga.
Selain itu, kenaikan harga pupuk dan potensi gagal panen turut berkontribusi pada gejolak harga komoditas ini.





